Cegah Penyakit Campak, IDI Kota Sukoharjo Bagikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 15 Desember 2024 | 18:01 WIB
Cegah Penyakit Campak, IDI Kota Sukoharjo Bagikan Informasi Pengobatan
Ilustrasi cacar. (Dok: Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idikotasukoharjo.org, salah satu penyakit gatal pada tubuh adalah campak. Campak disebabkan oleh Morbili Virus, yang sangat menular, terutama pada anak-anak. Virus ini dapat menyebar melalui liur orang yang terinfeksi saat batuk atau bersin.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukoharjo dengan alamat website adalah organisasi profesi yang menaungi dokter di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah.

IDI Sukoharjo memiliki sekitar 500 anggota, yang terdiri dari berbagai dokter dengan latar belakang dan spesialisasi berbeda. IDI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggotanya, serta berperan dalam pengembangan kebijakan kesehatan di daerah tersebut.

Saat ini IDI Kota Sukoharjo meneliti lebih lanjut terkait gangguan kesehatan seperti campak dan obat yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja tanda seseorang mengalami penyakit campak?

Dilansir dari laman https://idikotasukoharjo.org, penyakit campak ditandai dengan beberapa gejala yang muncul setelah terpapar virus. Gejala ini umumnya muncul dalam waktu 10 hingga 14 hari setelah infeksi. Berikut adalah tanda-tanda seseorang mengalami penyakit campak meliputi:

1. Demam tinggi

Penyakit campak biasanya memiliki gejala demam tinggi, yang biasanya merupakan gejala pertama dan dapat mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celcius. Gejala lain dari penyakit ini adalah hidung berair atau tersumbat, yang muncul sekitar sepuluh hingga dua belas hari setelah terpapar virus.

2. Mata merah dan sensitif terhadap cahaya

baca juga

Penyakit campak menyebabkan mata menjadi merah dan sensitif terhadap cahaya. Kondisi mata merah ditandai dengan munculnya warna kemerahan yang menyerupai pembuluh darah atau bercak pada bagian putih mata.

3. Terdapat bintik koplik

Salah satu tanda awal penyakit campak adalah bintik koplik, yang merupakan bercak kecil berwarna putih atau biru keabu-abuan yang muncul di bagian dalam pipi. Penderita campak biasanya memiliki tanda-tanda seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dengan pusat biru-putih di dalam mulut mereka.

4. Kelelahan disertai diare

Kelelahan dan diare adalah gejala terakhir campak, yang biasanya berlangsung selama empat hingga tujuh hari sebelum mereda, tetapi dapat bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh dan komplikasi.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk penderita campak?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukoharjo memberikan beberapa rekomendasi obat untuk penderita penyakit ini. Campak dapat berdampak buruk apabila terus dibiarkan. Obat yang direkomendasikan meliputi:

1. Obat Paracetamol

Paracetamol adalah obat terbaik untuk menurunkan panas karena campak dapat menyebabkan demam tinggi. Zat dalam paracetamol meredakan demam dan nyeri yang seringkali menyertai campak.

2. Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat lain yang berfungsi sebagai penurun demam dan nyeri. Obat ini dapat diberikan kepada anak usia 1–12 tahun tiga kali sehari setelah makan.

3. Proris Triple Action

Obat ini memiliki bahan aktif ibuprofen untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit campak. Proris Triple Action dapat dikonsumsi mulai dari anak usia satu tahun hingga orang dewasa.

Penggunaan obat-obatan ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada kemasan atau berdasarkan rekomendasi dokter. Penting untuk memantau gejala dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika kondisi tidak kunjung membaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Pneumonia Pada Anak, IDI Kota Rembang Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Pneumonia Pada Anak, IDI Kota Rembang Berikan Informasi Pengobatan

Health | Minggu, 15 Desember 2024 | 17:49 WIB

Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan

Health | Minggu, 15 Desember 2024 | 17:41 WIB

Kenali Penyebab Ginekomastia, IDI Kota Purbalingga Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Ginekomastia, IDI Kota Purbalingga Berikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 13:19 WIB

Kenali Penyebab Eksim, IDI Kota Purworejo Bagikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Eksim, IDI Kota Purworejo Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:42 WIB

Novel Trending Topic: Kisah Cinta Seorang Artis dengan Seorang Psikolog

Novel Trending Topic: Kisah Cinta Seorang Artis dengan Seorang Psikolog

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:35 WIB

Scrolling Media Sosial Tidak Kenal Waktu? Awas Otak Kamu Jadi Brain Rot!

Scrolling Media Sosial Tidak Kenal Waktu? Awas Otak Kamu Jadi Brain Rot!

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:30 WIB

Terkini

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×