Kenali Penyebab Pneumonia Pada Anak, IDI Kota Rembang Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 15 Desember 2024 | 17:49 WIB
Kenali Penyebab Pneumonia Pada Anak, IDI Kota Rembang Berikan Informasi Pengobatan
Kwanchaichaiudom. (Dok: Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idikotarembang.org, salah satu penyakit yang dapat terjadi dan mengganggu pernafasan anak-anak hingga orang dewasa adalah Pneumonia. Pneumonia adalah infeksi pada satu atau kedua paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Infeksi ini menyebabkan peradangan pada jaringan paru-paru, terutama alveoli, kantong udara kecil yang dapat berisi cairan atau nanah.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. Sebagai wadah bagi para dokter di wilayah Rembang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Rembang adalah cabang dari organisasi profesi kedokteran di Indonesia. Tujuan IDI adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

IDI Kota Rembang berperan dalam meningkatkan kompetensi dokter melalui berbagai program pelatihan dan seminar. Organisasi ini juga berfungsi sebagai advokat untuk isu-isu kesehatan masyarakat dan kebijakan kesehatan, memperjuangkan kepentingan dokter dan pasien.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit pneumonia pada anak?

Dilansir dari laman https://idikotarembang.org, pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada satu atau kedua paru-paru, yang disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, virus, atau jamur. Berikut adalah penyebab utama terjadinya pneumonia meliputi:

1. Terinfeksi bakteri

Haemophilus influenzae adalah salah satu bakteri yang paling sering menyebabkan pneumonia dan dapat menginfeksi orang dewasa dan anak-anak.

2. Terinfeksi virus

Virus flu dan virus sincitial pernapasan (RSV) adalah dua virus yang paling sering menyebabkan pneumonia. Minuman seperti teh hangat tanpa gula dapat membantu anak-anak dan orang dewasa tetap sehat.

baca juga

3. Terinfeksi jamur

Selain bakteri dan virus, jamur seperti Coccidioides dan Histoplasma capsulatum dapat menyebabkan pneumonia, terutama pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jamur ini sangat berbahaya karena mudah ditemukan di tanah dan dapat dihirup.

4. Kelahiran prematur

Pneumonia pada anak dapat terjadi pada kelahiran anak yang prematur. Anak yang lahir prematur memiliki risiko lebih tinggi karena sistem imun mereka belum sepenuhnya berkembang. Penting bagi ibu untuk selalu menjaga asupan nutrisi dengan mengonsumsi buah-buahan serta sayuran setiap hari.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati pneumonia pada anak?

Pengobatan pneumonia tergantung pada penyebab infeksinya, apakah disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Berikut adalah obat-obatan yang direkomendasikan untuk mengobati pneumonia berdasarkan jenis infeksi meliputi:

1. Obat Clarithromycin

Clarithromycin adalah antibiotik yang ampuh mengatasi pneumonia, dosis clarithromycin adalah 250 mg secara oral setiap 12 jam selama 7 hari. Untuk mengatasi infeksi kulit, dosis clarithromycin adalah 250 mg secara oral setiap 12 jam selama 7-14 hari.

2. Obat Ceftriaxone

Ceftriaxone adalah antibiotik yang dapat mengobati berbagai jenis infeksi bakteri dalam tubuh. Infeksi gonore, penyakit radang panggul, meningitis (yang menginfeksi otak dan sumsum tulang belakang) dan infeksi pneumonia.

3. Obat Antijamur

Salah satu obat antijamur terbaik adalah Amphotericin B. Obat ini digunakan untuk pneumonia akibat infeksi jamur, terutama pada anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat pengobatan yang tepat dapat diberikan sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahan pneumonia yang dialami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan

Health | Minggu, 15 Desember 2024 | 17:41 WIB

Kenali Penyebab Ginekomastia, IDI Kota Purbalingga Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Ginekomastia, IDI Kota Purbalingga Berikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 13:19 WIB

Novel Trending Topic: Kisah Cinta Seorang Artis dengan Seorang Psikolog

Novel Trending Topic: Kisah Cinta Seorang Artis dengan Seorang Psikolog

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:35 WIB

Scrolling Media Sosial Tidak Kenal Waktu? Awas Otak Kamu Jadi Brain Rot!

Scrolling Media Sosial Tidak Kenal Waktu? Awas Otak Kamu Jadi Brain Rot!

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:30 WIB

5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh

5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:54 WIB

Kenali Penyebab Alergi Telur, IDI Kota Ungaran Memberikan Solusi dan Pengobatan

Kenali Penyebab Alergi Telur, IDI Kota Ungaran Memberikan Solusi dan Pengobatan

Health | Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:42 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×