Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:36 WIB
Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan
Ilustrasi alergi.

Suara.com - Menurut informasi dari idilombokbarat.org, salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia adalah alergi. Alergi ada banyak jenisnya, seperti alergi terhadap telur, susu, dan makanan lainnya. Sebagian besar orang dewasa, anak-anak, dan orang tua mengalami reaksi sistem kekebalan tubuh yang tidak normal terhadap protein makanan tertentu.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. IDI Lombok Barat adalah organisasi sebagai wadah profesi bagi para dokter di Indonesia. IDI Lombok Barat berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesionalisme dokter, serta memperjuangkan kepentingan anggotanya.

Saat ini IDI Lombok Barat sedang meneliti lebih lanjut terkait alergi makanan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Faktor utama penyebab alergi makanan serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya alergi terhadap makanan?

Dilansir dari laman https://idilombokbarat.org, alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengidentifikasi protein dalam makanan sebagai ancaman, yang memicu reaksi alergi. Berikut adalah penyebab utama seseorang menderita alergi terhadap makanan meliputi:

1. Reaksi imun terhadap paparan lingkungan

Sistem kekebalan tubuh menanggapi protein makanan tertentu, yang menyebabkan alergi makanan. Tempat tinggal Anda juga berpengaruh. Paparan lingkungan yang buruk, seperti kebersihan yang buruk atau pola makan yang tidak seimbang (kurang antioksidan), dapat menyebabkan alergi makanan. Lama paparan terhadap makanan tertentu juga mempengaruhi risiko sensitisasi.

2. Faktor genetik atau riwayat keluarga

Hampir 80% penyakit berasal dari keluarga. Riwayat keluarga yang memiliki alergi makanan atau penyakit atopik (seperti asma atau dermatitis atopik) dapat meningkatkan kemungkinan terkena alergi makanan. Alergi dapat dipengaruhi oleh gen.

baca juga

3. Faktor usia

Bayi dan anak-anak lebih rentan terhadap alergi makanan. Beberapa alergi dapat hilang seiring bertambahnya usia, tetapi alergi terhadap kacang tanah dan beberapa jenis makanan laut cenderung tetap ada hingga dewasa.

4. Obesitas atau kelebihan berat badan

Berat badan yang berlebihan adalah faktor terakhir yang dapat menyebabkan alergi makanan. Kondisi inflamasi dalam tubuh yang disebabkan oleh obesitas meningkatkan risiko alergi makanan.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati alergi terhadap makanan?

IDI Lombok Barat telah meneliti lebih lanjut terkait alergi makanan, Untuk mengobati alergi terhadap makanan, ada beberapa jenis obat yang direkomendasikan, tergantung pada tingkat keparahan reaksi alergi yang dialami. Berikut adalah obat-obatan yang umum digunakan meliputi:

1. Obat Antihistamin

Loratadine adalah obat untuk mengurangi berbagai gejala alergi, seperti hidung meler, bersin-bersin, mata berair, ruam kulit yang terasa gatal, dan biduran.

2. Obat Kortikosteroid

Betamethasone adalah obat untuk meredakan gejala peradangan pada sejumlah kondisi, seperti alergi, radang sendi, lupus, sarkoidosis, kolitis ulseratif, atau asma.

3. Obat Epinefrin

Untuk mengobati reaksi alergi berat atau anafilaksis,epinefrin adalah obat darurat yang biasanya diberikan melalui suntikan dan bekerja cepat untuk meredakan gejala serius seperti pembengkakan tenggorokan dan kesulitan bernapas.

4. Obat Tetes Mata

Jika alergi makanan menyebabkan gejala pada mata seperti gatal atau kemerahan, obat tetes mata antihistamin seperti Azelastine dapat membantu meredakan gejala tersebut.

Sebelum menggunakan obat-obatan ini, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan menentukan pengobatan yang sesuai berdasarkan kondisi individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal

Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 17:44 WIB

9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi

9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 14:38 WIB

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 12:11 WIB

Kenali Gejala Sulit Buang Air Kecil, IDI Dompu Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Gejala Sulit Buang Air Kecil, IDI Dompu Berikan Informasi Pengobatan

Health | Senin, 23 Desember 2024 | 21:54 WIB

Kenali Penyebab Nyeri Dada, IDI Bima Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Nyeri Dada, IDI Bima Berikan Informasi Pengobatan

Health | Senin, 23 Desember 2024 | 21:48 WIB

Celltech Stem Cell Centre dan Universitas Hasanuddin Bangun Pusat Kesehatan Anti-Aging dan Degeneratif di Makassar

Celltech Stem Cell Centre dan Universitas Hasanuddin Bangun Pusat Kesehatan Anti-Aging dan Degeneratif di Makassar

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 10:13 WIB

Terkini

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIB

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:54 WIB

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:52 WIB

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:51 WIB

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 20:49 WIB

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:37 WIB

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:32 WIB

×