5 Manfaat Terapi Bekam yang Harus Kamu Ketahui untuk Kesehatan Tubuh

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB
5 Manfaat Terapi Bekam yang Harus Kamu Ketahui untuk Kesehatan Tubuh
Ilustrasi Bekam.

Suara.com - Terapi bekam sudah dikenal luas sebagai salah satu metode pengobatan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Meskipun populer sejak zaman dahulu, metode ini kembali diminati dalam beberapa tahun terakhir, berkat manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah.

Jika kamu tertarik untuk mencoba terapi bekam, artikel yang disadur dari pafitanotoraja.org ini akan menjelaskan apa itu terapi bekam dan mengungkapkan manfaat utamanya berdasarkan penelitian yang ada di Indonesia.

Apa itu Terapi Bekam?

Terapi bekam adalah teknik pengobatan tradisional yang melibatkan penggunaan cawan atau wadah kecil yang dipanaskan atau disedotkan ke kulit untuk menciptakan tekanan negatif. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, meredakan ketegangan otot, dan mendetoksifikasi tubuh.

Dalam praktiknya, terapi ini dapat dilakukan dengan metode basah (dengan menorehkan sedikit kulit untuk mengeluarkan darah kotor) atau metode kering (hanya menggunakan tekanan untuk merangsang aliran darah).

1. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Salah satu manfaat utama terapi bekam adalah meningkatkan sirkulasi darah. Penelitian yang dilakukan di Indonesia, seperti yang diterbitkan dalam Jurnal Akupunktur dan Terapi Bekam, menunjukkan bahwa terapi bekam dapat meningkatkan aliran darah di area tubuh yang diobati.

Dengan sirkulasi darah yang lancar, oksigen dan nutrisi dapat lebih mudah sampai ke jaringan tubuh, yang pada gilirannya mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. Bagi kamu yang sering merasa pegal dan lelah, terapi ini bisa menjadi solusi untuk meredakan ketegangan otot yang disebabkan oleh peredaran darah yang kurang lancar.

2. Membantu Mengatasi Nyeri dan Peradangan

Sakit punggung, nyeri otot, dan peradangan adalah keluhan umum yang dapat ditangani dengan terapi bekam. Berdasarkan penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, terapi bekam terbukti efektif dalam meredakan nyeri akut dan kronis.

Proses terapi ini merangsang titik-titik tertentu di tubuh yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dan memberikan efek analgesik. Dengan terapi bekam, kamu bisa merasakan rasa lega pada bagian tubuh yang sering mengalami nyeri tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.

3. Detoksifikasi Tubuh

Banyak orang menganggap terapi bekam sebagai cara untuk mendetoksifikasi tubuh dari racun yang menumpuk. Saat cawan bekam diterapkan, ia dapat menarik darah dan cairan tubuh lainnya yang dianggap mengandung racun atau "darah kotor".

Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Kedokteran Tradisional di Indonesia mengungkapkan bahwa terapi bekam dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan zat-zat berbahaya yang dapat menurunkan kualitas kesehatan. Ini membantu tubuh agar lebih optimal dalam melawan infeksi dan penyakit, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Membantu Mengatasi Masalah Kulit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 25 Desember 2024 | 09:59 WIB

Kenali Bahaya Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Bagikan Informasi Pengobatan

Kenali Bahaya Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 25 Desember 2024 | 09:42 WIB

Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan

Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan

Health | Rabu, 25 Desember 2024 | 09:36 WIB

Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal

Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 17:44 WIB

9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi

9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 14:38 WIB

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Peluang Pasar Obat Tradisional Terus Meningkat

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 12:11 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB