Pertolongan Pertama Terkena Gas Air Mata dan Lebam, Hindari Odol

M Nurhadi

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:54 WIB
Pertolongan Pertama Terkena Gas Air Mata dan Lebam, Hindari Odol
Pengunjuk rasa menghindari tembakan gas air mata dari anggota kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Dok. Antara/Galih Pradipta]
Baca 10 detik
  • Odol hanya meredakan sementara perih gas air mata
  • Disarankan tidak menggunakan odol untuk mengatasi gas air mata
  • Bilas bagian terkena gas air mata dengan air

Suara.com - Dalam peristiwa unjuk rasa, ketegangan bisa saja terjadi, seperti pada demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Setelah terjadi lemparan petasan dari arah kerumunan massa, aparat kemudian merespons dengan menembakkan water cannon dan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Menghadapi situasi ini, penting untuk memiliki pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama agar dapat bertindak cepat dan tepat. 

Disarankan tidak menggunakan odol atau pasta gigi untuk mengatasi gas air mata. Pasalnya, menurut dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia, penggunaan odol tidak mampu menghalau efek gas air mata.

Meski mungkin odol dapat meredakan nyeri akibat terkena gas air mata, tetapi penggunaannya justru dapat merangsang nyeri yang lain.

Mengenal Bahaya Gas Air Mata dan Dampaknya

Gas air mata bukanlah gas sungguhan, melainkan serbuk padat yang disebarkan ke udara. Bahan kimia yang umum digunakan adalah 2-chlorobenzalmalononitrile (CS) dan chloracetophenone (CN).

Ketika serbuk ini mengenai mata, kulit, dan saluran pernapasan, ia bereaksi dengan kelembapan dan menimbulkan sensasi terbakar yang intens.

Dampak yang paling sering dirasakan meliputi:

baca juga
  • Mata terasa sangat perih, kemerahan, dan mengeluarkan air mata berlebihan.
  • Kulit terasa panas, gatal, dan seperti terbakar.
  • Sulit bernapas, dada terasa sesak, dan batuk-batuk.

Langkah-Langkah Pertolongan Pertama untuk Gas Air Mata

Jika Anda atau rekan Anda terkena gas air mata, jangan panik. Ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan:

  1. Segera Mundur dari Lokasi Terkena Gas. Jauhi area yang dipenuhi kabut gas. Semakin cepat Anda keluar, semakin sedikit paparan yang diterima. Cari tempat dengan udara segar, idealnya di dataran tinggi atau arah berlawanan dari angin.
  2. Jangan Menggosok Mata. Meskipun terasa sangat perih, hindari menggosok mata dengan tangan. Ini hanya akan memperparah iritasi dan menyebarkan sisa-sisa bahan kimia.
  3. Bilas Mata dan Wajah. Gunakan air bersih yang mengalir atau cairan saline (air garam steril) untuk membilas mata. Buka mata Anda lebar-lebar saat membilas. Siram terus-menerus selama 10-15 menit. Anda juga bisa menggunakan botol air mineral. Siram dari dahi ke bawah agar cairan tidak mengalir kembali ke mata.
  4. Bilas Hidung dan Rongga Mulut. Jika Anda merasakan perih di hidung atau tenggorokan, bilas juga dengan air bersih. Berkumur dan buang air ludah untuk mengurangi sisa kimia.
  5. Lepaskan Pakaian yang Terpapar. Jika memungkinkan, segera lepaskan pakaian yang terpapar gas air mata dan masukkan ke dalam kantong plastik tertutup. Pakaian ini bisa terus melepaskan serbuk kimia dan mengiritasi kulit.
  6. Mandi dengan Sabun. Sesampainya di tempat aman, segera mandi dengan air dingin atau suam-suam kuku dan sabun untuk membersihkan seluruh tubuh. Air panas bisa membuka pori-pori dan membuat bahan kimia terserap lebih dalam.

Penanganan Lebam Akibat Benda Tumpul

Selain gas air mata, benturan akibat benda tumpul juga sering terjadi dalam keramaian. Lebam atau memar terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah kulit pecah akibat benturan. Area yang memar biasanya berwarna kebiruan atau keunguan, bengkak, dan terasa nyeri.

Berikut adalah langkah-langkah penanganan yang bisa Anda lakukan:

  1. Lakukan Kompres Dingin Segera. Ini adalah langkah paling penting. Gunakan es batu yang dibungkus kain atau handuk, atau kompres dingin instan, dan tempelkan pada area yang memar selama 15-20 menit. Lakukan ini beberapa kali dalam 24-48 jam pertama setelah cedera. Kompres dingin berfungsi untuk menyempitkan pembuluh darah, mengurangi pendarahan di bawah kulit, dan meredakan bengkak serta nyeri.
  2. Tinggikan Area yang Lebam. Jika lebam terjadi pada tangan atau kaki, posisikan bagian tubuh tersebut lebih tinggi dari jantung. Ini membantu mengurangi penumpukan cairan dan pembengkakan.
  3. Istirahatkan Bagian yang Terluka. Hindari memberikan tekanan atau menggunakan bagian tubuh yang lebam secara berlebihan. Beri waktu bagi tubuh untuk pulih.
  4. Kompres Hangat Setelah 48 Jam. Setelah 48 jam berlalu, Anda bisa beralih ke kompres hangat. Kompres hangat akan meningkatkan aliran darah ke area tersebut, mempercepat proses penyembuhan, dan membantu melarutkan darah yang menggumpal.
  5. Perhatikan Tanda Bahaya. Lebam umumnya bisa sembuh sendiri. Namun, segera cari pertolongan medis jika lebam sangat besar, nyeri hebat, atau disertai dengan gejala lain seperti pusing.

Peristiwa unjuk rasa kemarin menunjukkan pentingnya kesiapan diri. Dengan mengetahui cara memberikan pertolongan pertama yang benar, Anda bisa membantu diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda saat menghadapi kondisi darurat. Ingat, keselamatan adalah prioritas utama. Selalu persiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti kegiatan yang berpotensi menimbulkan risiko fisik dan jangan ragu mencari bantuan profesional jika cedera yang dialami cukup serius.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh Makassar: Massa Bakar  Kantor DPRD dan Pos Polisi, Protes Kematian Driver Ojol Merebak!

Ricuh Makassar: Massa Bakar Kantor DPRD dan Pos Polisi, Protes Kematian Driver Ojol Merebak!

Video | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 22:40 WIB

Momen Massa Minta Truk Sampah Tabrak Gerbang Utama Polda Metro Jaya

Momen Massa Minta Truk Sampah Tabrak Gerbang Utama Polda Metro Jaya

Video | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:05 WIB

Polri Pastikan Tak Ada Polisi Meninggal Dunia di Kericuhan Jakarta, 31 Orang Luka-luka!

Polri Pastikan Tak Ada Polisi Meninggal Dunia di Kericuhan Jakarta, 31 Orang Luka-luka!

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 22:28 WIB

Mencekam! Halte Transjakarta Senen Dibakar Massa, Begini Respon Manajemen

Mencekam! Halte Transjakarta Senen Dibakar Massa, Begini Respon Manajemen

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 22:17 WIB

Marshel Widianto Tiba-Tiba Minta Maaf: Saya Memang Bodoh dan Tolol

Marshel Widianto Tiba-Tiba Minta Maaf: Saya Memang Bodoh dan Tolol

Entertainment | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 22:00 WIB

Dihadang Ojol dan TNI, Seorang Ibu Ngotot Maju Saat Brimob Tembakan Gas Air Mata

Dihadang Ojol dan TNI, Seorang Ibu Ngotot Maju Saat Brimob Tembakan Gas Air Mata

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 21:45 WIB

Terkini

Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT

Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat

Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat

Sport | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Senandung Gugusan Bintang, Perjalanan Baru Jakarta Movin Allstars di Luar Panggung Teater Musikal

Senandung Gugusan Bintang, Perjalanan Baru Jakarta Movin Allstars di Luar Panggung Teater Musikal

Entertainment | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka

Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:17 WIB

KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi

KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli

Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban

Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox

Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×