Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia

Dinda Rachmawati

Senin, 24 November 2025 | 11:08 WIB
Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia
Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Indonesia.md mendorong transformasi layanan jantung Indonesia melalui AI, medical cloud, dan teknologi artificial heart assist device terbaru.
  • Pelatihan dokter meningkat pesat, dan perangkat buatan Tiongkok dinilai Dr. Yan lebih sesuai untuk anatomi Asia dan lebih terjangkau.
  • Heartspan dan kolaborasi global memperkuat perawatan jantung preventif dan pasca-implantasi di Indonesia.

Suara.com - Penyakit jantung masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 10 juta kasus gagal jantung yang terus meningkat setiap tahunnya. 

Tantangan terbesar muncul dari program implantasi artificial heart assist device yang belum optimal, sehingga tingkat kematian masih melampaui 34%. Transplantasi jantung pun masih jarang dilakukan karena keterbatasan donasi organ dalam populasi mayoritas Muslim.

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia.md divisi Borderless Healthcare Group yang berfokus pada Indonesia, mengambil langkah besar dengan menghadirkan ekosistem layanan jantung terintegrasi berbasis teknologi medis mutakhir, kecerdasan buatan, dan infrastruktur medical cloud lintas negara. 

Langkah ini menjadi fondasi menuju layanan jantung yang lebih prediktif, preventif, dan presisi bagi masyarakat Indonesia. Kesiapan klinis nasional pun mulai meningkat pesat.

Lebih dari 80% ahli bedah toraks kardiovaskular Indonesia telah mengikuti webinar teknologi artificial heart assist device yang diinisiasi Indonesia.md bekerja sama dengan Himpunan Bedah Toraks Kardiovaskular Indonesia (HBTKVI). 

Untuk mempercepat penguasaan teknologi, Dr. Yan Efrata Sembiring, Wakil Ketua HBTKVI, bersama Dr. Lim Chong Hee, ahli bedah yang pertama kali melakukan implantasi artificial heart assist device buatan Amerika Serikat di Asia, telah menjalani pelatihan intensif di Fuwai Hospital Beijing serta Wuhan Asia Heart Hospital, dua pusat jantung terkemuka di Tiongkok. 

Seperti disampaikan Dr. Yan, “Kami sangat antusias menyelamatkan lebih banyak nyawa di Indonesia dengan artificial heart assist device terkecil dan teringan di dunia yang dibuat di Tiongkok. Perangkat ini lebih sesuai untuk anatomi dada orang Asia, lebih terjangkau, dan memiliki daya tahan baterai lebih lama.”

Perangkat generasi baru ini diperkirakan memperoleh persetujuan regulasi nasional pada awal tahun depan, menjadi momentum penting bagi akselerasi layanan gagal jantung akut dan kronis di Indonesia.

AI, Medical Cloud, dan Komunitas Heartspan: Masa Depan Layanan Jantung Indonesia

baca juga

Tak hanya fokus pada implantasi perangkat, Indonesia.md juga mengembangkan agen AI untuk mendukung perawatan pasien pasca-implantasi. 

Teknologi ini akan membantu pemantauan kondisi secara berkelanjutan sekaligus memperkuat konektivitas antara rumah sakit Indonesia dan pusat jantung terkemuka dunia melalui Borderless Medical Cloud.

Kekuatan kolaborasi lintas negara menjadi unsur penting dalam transformasi ini, sebagaimana ditegaskan Dr. Wei Siang Yu, Founder dan Chairman Borderless Healthcare Group pihaknya bangga mendapatkan dukungan glokal dari para dokter terkemuka di Indonesia, Tiongkok, Singapura, dan berbagai negara lainnya. 

"Inisiatif ini kini berkembang menjadi sebuah gerakan di mana para inovator, ilmuwan, klinisi, kardiolog, ahli bedah, dan tenaga kesehatan berkumpul untuk membangun program seleksi pasien pra-implantasi dan ekosistem perawatan pasca-implantasi yang belum pernah ada sebelumnya,” kata dia.

Sebagai bagian dari misinya, Indonesia.md meluncurkan “Heartspan,” sebuah platform edukasi publik omnichannel untuk meningkatkan kesadaran dan keberlanjutan kesehatan jantung. 

Melalui inisiatif ini, para kardiolog, ahli bedah jantung, peneliti, inovator medtech, serta health & wellness influencers bersatu membangun komunitas besar yang peduli pada pencegahan penyakit jantung sejak dini.

Dengan penyatuan teknologi medis tingkat lanjut, AI, medical cloud, dan jejaring spesialis internasional, Indonesia kini sedang memasuki fase baru dalam penanganan penyakit jantung.

Upaya ini tidak hanya menjawab beban sick-care saat ini, tetapi juga membuka masa depan layanan kardiovaskular yang lebih modern dan menyeluruh bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari

Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari

Your Say | Senin, 24 November 2025 | 09:27 WIB

Akses Berobat Dipermudah: Pasien JKN Bisa Langsung ke RS Tanpa Rujukan Berlapis

Akses Berobat Dipermudah: Pasien JKN Bisa Langsung ke RS Tanpa Rujukan Berlapis

News | Minggu, 23 November 2025 | 11:17 WIB

Jennifer Coppen Isyaratkan Pindah ke Eropa demi Jaga Kesehatan Mentalnya

Jennifer Coppen Isyaratkan Pindah ke Eropa demi Jaga Kesehatan Mentalnya

Video | Minggu, 23 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:33 WIB

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:31 WIB

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

×