Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital

Vania Rossa

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:43 WIB
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
Ilustrasi ahli gizi. [Pexels/Yaroslav Shurae]
baca 10 detik
  • IPB University dan Danone Indonesia menjalin kerja sama praktik kerja profesi nutrisionis hingga tahun 2026.
  • Program ini bertujuan mempersiapkan lulusan memiliki kemampuan praktik nyata dalam edukasi dan konsultasi gizi.
  • Kemitraan ini fokus memperkuat peran nutrisionis sebagai edukator kesehatan berbasis bukti di masyarakat.

Suara.com - Masalah gizi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar. Mulai dari stunting, anemia pada remaja putri, hingga meningkatnya penyakit tidak menular akibat pola makan kurang sehat, seluruhnya menuntut pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis bukti. Di tengah tantangan tersebut, peran nutrisionis tidak lagi sebatas memberikan rekomendasi diet, tetapi juga menjadi edukator kesehatan yang mampu menjembatani sains dan masyarakat.

Pendidikan profesi pun dituntut bertransformasi. Lulusan diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap terjun langsung dengan keterampilan komunikasi, pemahaman industri, serta pengalaman praktik nyata.

Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University menjalin kerja sama dengan Danone Indonesia dalam penyelenggaraan Program Praktik Kerja Profesi (Internship) bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Nutrisionis. Program ini melibatkan divisi Healthcare Nutrition (HN) Danone Indonesia yang berfokus pada ilmu gizi serta implementasi edukasi kesehatan masyarakat berbasis bukti.

Menjembatani Teori dan Implementasi di Lapangan

Dekan Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, SpOG, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan kesehatan.

“Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmunya secara nyata dan berdampak. Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB memiliki peran strategis dalam memperkuat pendekatan di mana kesehatan manusia, lingkungan, dan sistem sosial saling berkaitan dan menjadi prioritas utama,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor, termasuk dengan industri, memberikan perspektif kontekstual bagi mahasiswa.

“Melalui program ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana riset dan pendekatan berbasis bukti dijalankan secara profesional di industri kesehatan. Kami berharap para lulusan nantinya dapat berperan di layanan primer, mampu menjembatani teori dan implementasi di masyarakat serta menghadirkan kontribusi yang terukur bagi kesehatan publik.”

kerja sama antara Danone Indonesia dan IPB University terkait program praktik kerja profesi gizi (dok. Danone)
kerja sama antara Danone Indonesia dan IPB University terkait program praktik kerja profesi gizi (dok. Danone)

Praktik Nyata: Dari Edukasi hingga Konsultasi Gizi

baca juga

Program praktik kerja profesi ini akan berlangsung sepanjang 2026 dalam beberapa gelombang. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga terlibat aktif dalam:

  • Penyusunan konten edukasi berbasis sains
  • Pengembangan materi komunikasi seperti infografis
  • Diskusi dan webinar kesehatan
  • Layanan konsultasi gizi bagi karyawan dan masyarakat

Kelompok sasaran konsultasi mencakup ibu hamil, ibu menyusui, hingga ibu dengan balita—segmen yang memiliki peran krusial dalam pencegahan masalah gizi sejak dini.

Medical Science Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, menilai penguatan talenta kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas kesehatan publik.

“Tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks menuntut pendekatan yang kolaboratif dan berbasis bukti. Sebagai perusahaan yang berfondasi pada riset di bidang kesehatan dan nutrisi, kami meyakini bahwa pengembangan SDM kesehatan memerlukan sinergi erat antara dunia akademik dan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kerja sama program praktik kerja ini membuka ruang pembelajaran aplikatif, di mana mahasiswa dapat terlibat langsung dalam riset, program screening kesehatan, serta inisiatif community development berbasis sains. Kami berharap pengalaman ini memperkuat kesiapan mereka menjadi nutrisionis yang kompeten secara teknis dan mampu menghadirkan solusi berbasis bukti yang relevan serta berdampak nyata bagi masyarakat.”

Nutrisionis sebagai Agen Health Promotion

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Nutrisionis IPB University, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, menekankan bahwa peran nutrisionis ke depan semakin luas, terutama dalam aspek promosi kesehatan.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kompetensi nutrisionis, khususnya dalam aspek health promotion. Ke depan, nutrisionis tidak hanya berperan di layanan kesehatan, tetapi juga perlu aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai pendekatan, termasuk pemanfaatan platform digital,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi yang tepat dan bertanggung jawab menjadi kompetensi penting agar pesan gizi dapat diterima secara efektif oleh masyarakat.

Melalui program praktik kerja profesi ini, diharapkan lahir nutrisionis yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu gizi menjadi intervensi edukasi yang relevan, efektif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 21:02 WIB

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Health | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:24 WIB

Terlihat Sepele, Efek Menahan Lapar Bisa Serius bagi Tubuh

Terlihat Sepele, Efek Menahan Lapar Bisa Serius bagi Tubuh

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 15:13 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Drakor dengan Kisah Penuh Intrik dan Manipulasi

6 Rekomendasi Drakor dengan Kisah Penuh Intrik dan Manipulasi

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Ada Bonus Aksesori hingga Rp3 Juta

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Ada Bonus Aksesori hingga Rp3 Juta

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Putusan MK Jadi Bola Panas, DPR Bisa Mulai Pemakzulan Gibran!

Putusan MK Jadi Bola Panas, DPR Bisa Mulai Pemakzulan Gibran!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap

Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

×