Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dinda Rachmawati

Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma (Dok. Bethsaida Hospital)
baca 10 detik
  • Tingginya aktivitas industri di Serang, Banten, tahun 2024 menyebabkan hampir 1.200 kasus kecelakaan kerja memerlukan penanganan medis komprehensif.
  • Bethsaida Hospital Serang menyediakan layanan Advanced Trauma Center dengan dukungan multidisiplin spesialis untuk menangani cedera tubuh secara terintegrasi.
  • Penggunaan teknologi MRI 1.5 Tesla membantu dokter mendiagnosis cedera secara detail guna mempercepat penanganan dan mendukung rehabilitasi pasien.

Suara.com - Aktivitas industri yang terus berkembang di Serang dan wilayah Banten menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Namun, di balik tingginya pertumbuhan tersebut, ada tantangan yang tidak bisa diabaikan, yakni meningkatnya risiko kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penanganan medis cepat dan tepat.

Data tahun 2024 menunjukkan terdapat sekitar 5.600 kawasan industri di Banten, dengan sekitar 1.200 hingga 1.300 di antaranya berada di wilayah Serang. Seiring tingginya aktivitas industri tersebut, angka kecelakaan kerja juga tercatat mencapai hampir 1.200 kasus.

Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan, menilai kondisi ini membuat kebutuhan akan layanan trauma yang komprehensif menjadi semakin mendesak.

"Trauma bisa terjadi di sektor mana saja, bisa di kepala, leher, perut, kaki, lutut, dan lain-lain. Karena itu dibutuhkan satu layanan tata laksana yang komprehensif, yaitu Advanced Trauma Center," ujarnya.

Menurut Iwan, penanganan trauma tidak bisa dilakukan secara parsial. Seseorang yang mengalami kecelakaan bisa saja mengalami cedera di beberapa bagian tubuh sekaligus. 

Menangani cedera kepala tanpa memperhatikan kemungkinan cedera di bagian tubuh lain dapat membuat proses penanganan menjadi tidak optimal.

Karena itu, sebuah trauma center harus didukung oleh berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter spesialis bedah saraf, bedah umum, bedah ortopedi, hingga layanan penunjang yang lengkap agar pasien mendapatkan penanganan yang terintegrasi sejak awal.

Peran Penting MRI dalam Menyelamatkan Pasien Trauma

Dalam kasus trauma, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Semakin cepat cedera diketahui, semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan yang tepat dan terhindar dari komplikasi yang lebih berat.

baca juga

Di sinilah peran teknologi pencitraan modern seperti MRI 1.5 Tesla menjadi sangat penting. Teknologi ini mampu menghasilkan gambaran detail organ dan jaringan tubuh, termasuk otot, ligamen, tulang belakang, dan saraf yang sering kali tidak terlihat secara optimal melalui pemeriksaan biasa.

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Serang, dr. Eha Juleha, Sp.Rad, menjelaskan bahwa pemeriksaan radiologi menjadi bagian penting dalam menentukan diagnosis dan arah penanganan pasien.

"Dengan dukungan MRI 1.5 Tesla, evaluasi terhadap jaringan lunak, tulang belakang, sendi maupun saraf dapat dilakukan dengan lebih baik, sehingga dokter dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat," jelasnya.

Pada kondisi tertentu, pemeriksaan penunjang lain seperti USG juga memiliki peran penting, misalnya untuk mendeteksi perdarahan di rongga dada atau perut akibat trauma tumpul. 

Namun, untuk melihat kondisi jaringan dan struktur tubuh secara lebih rinci, MRI menjadi salah satu alat diagnostik yang sangat dibutuhkan.

Dari Penanganan Darurat hingga Kembali Beraktivitas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026

Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

×