Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Dinda Rachmawati

Senin, 21 September 2026 | 14:06 WIB
Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak
Bukan Liburan Mahal, Ini Rahasia Bikin Anak Merasa Aman dan Bahagia Cuma Pakai Waktu 15 Menit! (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Psikolog Orissa Anggita Rinjani menyatakan bahwa keterlibatan emosional penting untuk membentuk rasa aman pada anak.
  • Nidya Febriani dan Flori Amelia mengembangkan Minipon guna membantu keluarga menciptakan momen interaksi yang bermakna.
  • Minipon memperkenalkan perangkat Storybond dan Connection Cards sebagai media interaksi untuk anak usia sekitar lima hingga delapan tahun.

Suara.com - Membangun kedekatan antara orang tua dan anak ternyata bukan semata-mata soal seberapa lama waktu yang dihabiskan bersama. Menurut psikolog dan Co-founder Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, kualitas interaksi dan keterlibatan secara emosional justru menjadi bagian penting dalam membentuk rasa aman pada anak.

Orissa menjelaskan, anak membutuhkan perasaan bahwa dirinya diterima, dilihat, didengar, dan dipahami oleh orang terdekatnya. Rasa aman tersebut kemudian menjadi dasar bagi anak untuk berani mengeksplorasi lingkungan, mencoba hal baru, bahkan menghadapi kegagalan.

“Anak itu belajar apa pun sebenarnya dasarnya adalah dia merasa safe dulu. Dia merasa diterima, dilihat, didengar, dipahami,” ujar Orissa.

Menurutnya, hubungan yang aman atau secure attachment bukan berarti orang tua harus selalu berada di sisi anak sepanjang waktu. Anak yang memiliki rasa aman justru dapat belajar mandiri karena memiliki keyakinan bahwa orang terdekatnya tetap ada ketika ia membutuhkan dukungan.

Karena itu, membangun kedekatan tidak harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Liburan mahal maupun aktivitas khusus bukan satu-satunya cara menciptakan kenangan bersama anak. 

Minipon, Resmi Hadir sebagai Emotional Connector IP untuk Membantu Keluarga Membangun Koneksi  (Dok. Istimewa)
Minipon, Resmi Hadir sebagai Emotional Connector IP untuk Membantu Keluarga Membangun Koneksi (Dok. Istimewa)

Hal sederhana seperti membaca buku sebelum tidur, sarapan bersama, bermain kartu, atau mengobrol selama beberapa menit pun dapat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan emosional.

“kita bangun setiap hari, pelan-pelan selama 15 menit, 30 menit, tapi fokus untuk anak kita. Sebenarnya itu yang bisa membangun rasa aman buat anak,” kata Orissa.

Ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan anak akan perhatian dapat muncul melalui berbagai perilaku. Ketika anak merasa kurang mendapatkan perhatian, mereka terkadang mencari cara agar kembali mendapatkan respons dari orang tua. 

Bahkan, perilaku yang dianggap mengganggu seperti melempar mainan atau bertengkar dengan saudara dapat menjadi cara anak memperoleh perhatian. Di sinilah pentingnya orang tua tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga benar-benar terlibat ketika sedang bersama anak. 

baca juga

Berada dalam satu ruangan belum tentu berarti sudah membangun koneksi emosional apabila perhatian masih teralihkan oleh pekerjaan, gawai, atau aktivitas lainnya.

Pandangan tersebut menjadi salah satu dasar lahirnya Minipon, sebuah Emotional Connector IP yang dirancang untuk membantu keluarga menciptakan momen interaksi yang lebih bermakna. Minipon dikembangkan oleh Nidya Febriani dan Flori Amelia, dua ibu yang juga menjalani keseharian sebagai perempuan bekerja.

Pengalaman mereka dalam membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga menjadi salah satu alasan munculnya gagasan tersebut. Keduanya melihat bahwa keterbatasan waktu sering membuat kebersamaan dengan anak terasa seperti pekerjaan tambahan. 

Padahal, koneksi emosional dapat dibangun melalui momen sederhana jika dilakukan dengan keterlibatan penuh. Dalam pengembangannya, Minipon melibatkan Rumah Dandelion untuk memberikan perspektif psikologi dan kebutuhan tumbuh kembang anak. 

Konsepnya tidak hanya menyasar hubungan anak dan orang tua, tetapi menggunakan istilah “companion” karena setiap keluarga memiliki kondisi berbeda. Pendamping anak bisa saja ibu, ayah, kakak, kakek, nenek, paman, tante, maupun anggota keluarga lainnya.

Minipon kemudian memperkenalkan dua connection tools, yakni Storybond dan Connection Cards. Storybond merupakan buku cerita dua arah yang dirancang agar anak dan pendamping dapat membaca sekaligus berinteraksi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

News | Senin, 21 September 2026 | 11:48 WIB

Lengkap! Ini Proses Terbentuknya Gunung Anak Krakatau dari Kaldera Purba

Lengkap! Ini Proses Terbentuknya Gunung Anak Krakatau dari Kaldera Purba

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:46 WIB

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

×