Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Vania Rossa

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB
Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label
Dr. Marlisye Marpaung membahas tumbuh kembang anak usia 1–3 tahun, Jumat (2/10/2026). (Ist)
baca 10 detik
  • Clean Label Project menguji produk konsumsi terhadap kontaminan berbahaya seperti logam berat dan residu pestisida di laboratorium terakreditasi.
  • Mirugo meraih Purity Award di Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia yang mendapat penghargaan tersebut.
  • Penghargaan dari Clean Label Project memberikan informasi tambahan bagi orang tua dalam memastikan kualitas dan keamanan produk anak.

Suara.com - Memilih produk untuk anak usia 1–3 tahun sering kali dimulai dari membaca label. Orang tua biasanya memperhatikan kandungan nutrisi, jumlah gula, hingga bahan-bahan yang digunakan sebelum memutuskan produk yang akan diberikan kepada anak.

Namun, ada hal lain yang tidak selalu terlihat dari daftar kandungan. Kualitas bahan dan kemungkinan adanya kontaminan tertentu dalam produk juga menjadi bagian yang penting diperhatikan, terutama karena produk tersebut dikonsumsi oleh anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Pada usia 1–3 tahun, kebutuhan nutrisi anak memang perlu diperhatikan secara menyeluruh. Periode ini merupakan salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang, sehingga orang tua perlu memahami kebutuhan anak sekaligus lebih cermat dalam memilih makanan dan minuman yang diberikan sehari-hari.

Karena itu, memahami sebuah produk tidak berhenti pada pertanyaan tentang apa saja kandungan yang ditambahkan. Orang tua juga dapat melihat bagaimana produk tersebut diproses dan apakah ada pengujian terhadap zat-zat yang tidak diharapkan berada di dalam produk.

Ketika Label Belum Menceritakan Semuanya

Salah satu perhatian dalam pemilihan produk konsumsi adalah kemungkinan adanya hidden contaminants atau kontaminan yang tidak tercantum dalam daftar bahan pada kemasan.

Clean Label Project (CLP), organisasi independen asal Amerika Serikat yang melakukan pengujian dan benchmarking terhadap produk konsumen, melakukan evaluasi terhadap sejumlah kontaminan yang menjadi perhatian dalam produk konsumsi.

Pengujian tersebut antara lain mencakup logam berat seperti arsenik, timbal, kadmium, dan merkuri, residu pestisida, plasticizers termasuk phthalates, serta bisphenols.

Dalam prosesnya, sampel produk diperoleh secara acak melalui jalur yang merefleksikan pengalaman konsumen saat membeli produk. Sampel kemudian diuji di laboratorium analitik yang terakreditasi ISO 17025.

baca juga

Hasil pengujian tersebut selanjutnya dibandingkan dengan produk lain dalam kategori yang sama. Produk yang masuk dalam 33 persen teratas di kategorinya, dengan memenuhi persyaratan kepatuhan lainnya, dapat memperoleh Purity Award dari Clean Label Project.

Mirugo Raih Purity Award

Pendekatan terhadap kualitas produk tersebut menjadi salah satu hal yang kemudian disoroti dalam peluncuran Purity Award untuk Mirugo di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Mirugo, susu pertumbuhan untuk anak usia 1–3 tahun, meraih Purity Award dari Clean Label Project. Berdasarkan keterangan perusahaan, pencapaian ini menjadikan Mirugo sebagai brand susu pertumbuhan pertama di Indonesia yang memperoleh penghargaan tersebut.

Bagi orang tua, pengujian semacam ini memberikan perspektif lain dalam memahami produk yang diberikan kepada anak. Informasi pada kemasan tetap penting, tetapi dapat dilengkapi dengan informasi mengenai proses pengujian dan kualitas produk.

Hal ini juga menjadi pengingat bahwa memilih produk untuk anak tidak semata-mata soal mencari kandungan yang dianggap baik. Ada pula pertanyaan mengenai apa yang seharusnya tidak ditemukan di dalam produk.

Pembahasan mengenai kualitas produk tersebut juga menjadi bagian dari acara yang mengangkat edukasi tentang tumbuh kembang dan nutrisi anak.

Dr. Marlisye Marpaung hadir untuk membahas tumbuh kembang anak usia 1–3 tahun, sementara Marie Uchiyama, Japan Registered Dietitian, memberikan perspektif mengenai kebutuhan nutrisi anak pada masa pertumbuhan.

Keduanya memberikan sudut pandang bahwa pemenuhan kebutuhan anak perlu dilihat secara menyeluruh. Selain memperhatikan produk yang diberikan, orang tua juga perlu memahami tahap tumbuh kembang serta kebutuhan nutrisi anak sesuai usianya.

Pada akhirnya, bagi orang tua, semakin banyak informasi yang tersedia berarti semakin banyak pula hal yang dapat dipertimbangkan sebelum memilih produk untuk anak.

Bukan hanya tentang kandungan apa yang ingin diberikan, tetapi juga tentang memastikan kualitas dan keamanan produk yang menjadi bagian dari keseharian anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Health | Kamis, 24 September 2026 | 15:42 WIB

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×