Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Vania Rossa

Kamis, 24 September 2026 | 13:59 WIB
Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk
Top Halal Award 2026 (dok. Ist)
baca 10 detik
  • IHATEC Marketing Research menyelenggarakan Top Halal Award 2026 di Jakarta pada Rabu, 23 September 2026.
  • Riset Top Halal Index 2026 melibatkan 2.100 responden dari generasi milenial dan Gen Z di enam kota besar.
  • Acara tersebut memberikan apresiasi kepada puluhan brand berdasarkan perubahan ekspektasi konsumen terhadap produk halal.

Suara.com - Bagi sebagian konsumen, label halal mungkin dulu hanya menjadi penanda bahwa sebuah produk telah memenuhi ketentuan tertentu. Namun, cara pandang itu perlahan berubah.

Halal kini ikut menjadi pertimbangan ketika konsumen memilih sebuah produk. Bukan hanya soal ada atau tidaknya sertifikat, tetapi juga bagaimana sebuah brand menjaga kualitas, proses produksi, hingga kepercayaan yang sudah dibangun.

Perubahan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Top Halal Award 2026 yang digelar IHATEC Marketing Research di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Top Halal Award tahun ini mengusung tema “Halal Beyond Compliance: Elevating Brand Trust in the AI Marketing Era”. Tema tersebut menggambarkan bagaimana halal mulai ditempatkan lebih jauh dari sekadar kewajiban sertifikasi.

Direktur IHATEC Marketing Research Evrin Lutfika mengatakan, penghargaan tersebut tidak sekadar memberikan apresiasi kepada brand, tetapi juga menjadi gambaran mengenai perubahan ekspektasi konsumen.

“Top Halal Award bukan sekadar simbol kepatuhan terhadap regulasi halal, melainkan sebuah pengakuan atas keberhasilan brand dalam membangun kepercayaan yang kuat dengan konsumen,” ujarnya.

Gambaran itu terlihat dari riset Top Halal Index 2026 yang melibatkan 2.100 responden di enam kota besar, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan. Responden yang disurvei berasal dari generasi milenial dan Gen Z, dengan penilaian terhadap aspek brand sekaligus halal.

Menurut Evrin, konsumen sekarang tidak hanya melihat kualitas dan fungsi produk. Nilai, transparansi, pengalaman, serta konsistensi sebuah brand dalam memenuhi ekspektasi juga ikut membentuk kepercayaan.

Pandangan tersebut sejalan dengan Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham. Ia melihat kesadaran halal, khususnya di kalangan generasi muda, semakin memengaruhi preferensi konsumen.

baca juga

“Tren kesadaran halal semakin tinggi. Kalau tidak memenuhi maka akan ditinggalkan konsumen,” kata Aqil.

Karena itu, ia mengimbau pelaku usaha yang belum memiliki sertifikat halal untuk segera melakukan sertifikasi. Apalagi, persaingan produk halal kini tidak hanya berasal dari dalam negeri. Negara seperti Brasil, China, Italia, Amerika Serikat, dan Rusia juga menjadi eksportir produk halal.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Aiyub mengingatkan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai formalitas.

“Sertifikasi halal semestinya tidak lagi dipandang sekadar standar kepatuhan atau ‘tiket masuk’ ke pasar, melainkan pondasi purpose-driven branding yang membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen dalam jangka panjang,” ujarnya.

Artinya, komitmen halal perlu terlihat dalam praktik sehari-hari, mulai dari proses produksi dan rantai pasok hingga cara brand berkomunikasi dengan konsumen.

Halal juga dinilai punya peluang besar untuk memperkuat produk kreatif Indonesia. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan nilai halal kini semakin luas, tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman, tetapi juga fesyen, kosmetik, hingga produk gaya hidup.

“Di sinilah ekonomi kreatif memiliki peran besar, bagaimana kreativitas, storytelling, desain dan kekuatan jenama bisa membawa produk Indonesia naik kelas. Dari sekadar memenuhi standar menjadi produk yang dipercaya, diminati dan berdaya saing,” katanya.

Dengan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran, tantangan membangun kepercayaan pun semakin kompleks. Informasi dapat diproduksi dan disebarkan dengan cepat, sehingga konsistensi antara apa yang dikomunikasikan brand dan apa yang benar-benar dilakukan menjadi semakin penting.

Lewat Top Halal Award 2026, IHATEC memberikan apresiasi kepada puluhan brand dari berbagai kategori berdasarkan hasil Top Halal Index. Bagi industri, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah banyaknya pilihan produk, label halal bisa menjadi awal kepercayaan, tetapi konsistensi yang membuat kepercayaan itu bertahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tuntutan Sektor Industri Makanan, Nilai Halal Jadi Standar Lintas Negara

Tuntutan Sektor Industri Makanan, Nilai Halal Jadi Standar Lintas Negara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 06:25 WIB

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Terkini

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:00 WIB

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:59 WIB

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:58 WIB

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:53 WIB

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:49 WIB

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 13:45 WIB

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:43 WIB

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:42 WIB

×