Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik

Vania Rossa

Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:54 WIB
Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik
Instruktur menggunakan pita Z-score Lingkar Lengan Atas (LiLA) saat melakukan skrining tanda-tanda awal malnutrisi pada anak. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Program Beat Malnutrition di Sumbawa melatih guru serta pelatih untuk mendeteksi risiko malnutrisi anak sejak dini.
  • Skrining menggunakan pengukuran lingkar lengan atas dilakukan untuk mengidentifikasi anak yang memerlukan pemeriksaan kesehatan lanjutan.
  • Kolaborasi Abbott, Real Madrid Foundation, dan Harapan Project ini berhasil memeriksa lebih dari seratus anak.

Suara.com - Malnutrisi pada anak tidak selalu mudah dikenali. Anak yang terlihat kurus memang bisa mengalami kekurangan gizi, tetapi masalah gizi juga mencakup kondisi lain, seperti stunting, berat badan kurang hingga kelebihan berat badan.

Karena itu, mengenali risiko malnutrisi sejak dini penting dilakukan agar anak bisa mendapatkan penanganan dan dukungan yang sesuai. Salah satu cara sederhana yang dapat digunakan untuk melakukan skrining adalah mengukur lingkar lengan atas (LiLA).

Pengukuran ini dapat dilakukan menggunakan pita mid-upper arm circumference (MUAC) atau pita z-score LiLA. Alat tersebut membantu mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami malnutrisi secara cepat, sehingga mereka yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dapat segera dirujuk ke layanan kesehatan.

Upaya memperluas kemampuan masyarakat dalam melakukan deteksi dini malnutrisi menjadi bagian dari inisiatif Beat Malnutrition yang diluncurkan di Indonesia melalui kolaborasi Abbott, Real Madrid Foundation, dan Harapan Project di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Melalui program tersebut, sebanyak 37 pelatih dan guru dari Harapan Project mendapat pelatihan untuk mengenali anak yang berisiko mengalami kurang gizi. Mereka juga dibekali pengetahuan untuk membantu menghubungkan keluarga dengan layanan kesehatan dan dukungan yang sesuai.

Pada peluncuran program, lebih dari 100 anak usia sekolah juga menjalani skrining untuk mengetahui kondisi dan risiko masalah gizi.

Malnutrisi Bukan Hanya Soal Anak Kurus

Organisasi Kesehatan Dunia dan badan-badan PBB telah lama menempatkan malnutrisi sebagai persoalan yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam jangka panjang.

Masalah gizi sendiri memiliki bentuk yang beragam. Kekurangan gizi dapat muncul dalam bentuk stunting, berat badan kurang maupun wasting. Di sisi lain, kelebihan berat badan dan obesitas juga termasuk masalah malnutrisi.

baca juga

Data global menunjukkan besarnya tantangan tersebut. Berdasarkan perkiraan terbaru, sekitar 150 juta balita mengalami stunting, 43 juta mengalami wasting dan 36 juta mengalami kelebihan berat badan.

Di Indonesia, persoalan serupa masih menjadi perhatian. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 21,5 persen balita mengalami stunting, sementara 15,9 persen memiliki berat badan kurang dan 8,5 persen mengalami wasting.

Masalah tersebut penting diperhatikan karena kondisi gizi pada masa kanak-kanak berkaitan dengan proses tumbuh kembang. Anak yang mengalami masalah gizi membutuhkan perhatian lebih lanjut agar kondisinya tidak berlanjut dan mengganggu kesehatan maupun perkembangannya.

Kenapa Skrining Penting?

Salah satu tantangan dalam menangani malnutrisi adalah kondisi tersebut tidak selalu terlihat jelas pada awalnya. Karena itu, skrining dapat menjadi langkah awal untuk menemukan anak yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Pengukuran LiLA menjadi salah satu metode yang relatif sederhana. Pita pengukur ditempatkan pada lengan bagian atas untuk mendapatkan ukuran lingkar lengan. Hasilnya kemudian dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat risiko kekurangan gizi dan menentukan apakah anak membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, skrining bukan pengganti diagnosis medis. Anak yang teridentifikasi berisiko tetap perlu mendapatkan penilaian lebih lanjut dari tenaga kesehatan untuk menentukan kondisi dan penanganan yang tepat.

Inilah yang membuat edukasi kepada guru, pelatih, relawan, maupun anggota masyarakat menjadi penting. Semakin banyak orang yang mampu mengenali tanda risiko dan mengetahui ke mana harus mencari bantuan, semakin besar peluang masalah gizi ditemukan lebih awal.

Edukasi Gizi Jadi Bagian Penting

Selain skrining, edukasi mengenai gizi juga menjadi bagian dari program Beat Malnutrition. Dalam kolaborasi yang telah diperluas ke 14 negara, Abbott dan Real Madrid Foundation menyebut telah melatih lebih dari 300 tenaga kesehatan dan relawan sejak 2023.

Program tersebut juga disebut telah menjangkau lebih dari 12.000 anak untuk pemeriksaan gizi serta memberikan lebih dari 130.000 jam edukasi kesehatan kepada anak dan keluarga.

Di Indonesia, program dijalankan bersama Harapan Project, organisasi nirlaba yang telah menjalankan berbagai kegiatan pendidikan, kesehatan, olahraga dan pengembangan masyarakat di Sumbawa sejak 2010.

Melalui pendekatan tersebut, persoalan malnutrisi tidak hanya dilihat dari bagaimana mengatasi anak yang sudah mengalami masalah gizi, tetapi juga bagaimana memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengenalinya lebih awal.

Pada akhirnya, deteksi dini hanyalah langkah pertama. Ketika seorang anak teridentifikasi berisiko mengalami masalah gizi, hal yang tidak kalah penting adalah memastikan ia mendapatkan pemeriksaan, asupan yang sesuai dan dukungan kesehatan dari tenaga profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?

Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:22 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Terkini

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komjak: Illicit Enrichment dari PBB Itu Bersifat Imbauan

Update RUU Perampasan Aset, Komjak: Illicit Enrichment dari PBB Itu Bersifat Imbauan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Tangan Sering Kesemutan Saat Tidur, Kenali Perbedaan CTS dan Saraf Terjepit di Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Tidur, Kenali Perbedaan CTS dan Saraf Terjepit di Leher

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik

Deteksi Dini Malnutrisi pada Anak Tak Harus Rumit, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Detik

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:54 WIB

KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

Bogor | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:54 WIB

18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?

18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:53 WIB

5 Sisir Anti Rontok Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kusut dan Patah Sesuai Review Pembeli

5 Sisir Anti Rontok Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kusut dan Patah Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Kisah Pip, Burung Kecil yang Mengajarkan Arti Kepedulian

Kisah Pip, Burung Kecil yang Mengajarkan Arti Kepedulian

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Luhut Dorong Ekonomi Berbasis Pengetahuan, AI hingga Energi Jadi Fokus

Luhut Dorong Ekonomi Berbasis Pengetahuan, AI hingga Energi Jadi Fokus

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Ambisi Bisnis Udara-Laut Transjakarta Dikritik DPRD, Diminta Fokus Benahi Layanan Bus

Ambisi Bisnis Udara-Laut Transjakarta Dikritik DPRD, Diminta Fokus Benahi Layanan Bus

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:48 WIB

×