Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 17:22 WIB
Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?
Krisis gizi dan kelangkaan fasilitas medis di Gaza memicu lonjakan kasus kelahiran prematur. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Lonjakan kelahiran prematur di Gaza dipicu oleh kelaparan, stres berat, dan hancurnya fasilitas medis.

  • Rumah sakit kekurangan inkubator, oksigen, dan listrik untuk menyelamatkan nyawa bayi prematur yang kritis.

  • Bantuan nutrisi dan medis sangat mendesak untuk melindungi keselamatan ibu dan bayi baru lahir.

Suara.com - Kombinasi malnutrisi akut dan trauma psikologis berkelanjutan memicu lonjakan kasus kelahiran prematur yang mengancam nyawa ratusan bayi di Gaza.

Kondisi darurat ini memperparah penderitaan para ibu yang harus berjuang memulihkan kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas medis mendasar.

Pengalaman kelam harus dialami Noor Salem (30) saat mendampingi buah hatinya, Yazan Al-Khalidi, yang terbaring lemah di dalam inkubator Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, Deir el-Balah.

Sebuah bangunan hancur di kawasan Gaza Palestina (news of Bahrain)
Sebuah bangunan hancur di kawasan Gaza Palestina (news of Bahrain)

Persalinan prematur pada usia kehamilan delapan bulan membuat kondisi fisik Yazan membiru dan mengalami gangguan pernapasan berat.

Noor terpaksa menahan rindu tanpa bisa memeluk sang bayi demi menunggu kepastian medis di ruang perawatan intensif.

Rasa cemas mendalam menyelimuti Noor setelah sebelumnya kehilangan anak pertama akibat krisis pangan yang melanda wilayah tersebut pada 2025.

"Saya merasa takut sepanjang kehamilan karena sebelumnya sudah kehilangan bayi saya. Saya takut harus mengalami rasa sakit yang sama lagi," ungkap Noor, dikutip dari Al Jazeera, Senin (27/7/2026).

Rasa trauma kian memuncak saat menyaksikan kondisi fisik bayinya yang lahir tanpa merespons seperti anak normal pada umumnya.

"Ketika dia lahir dan saya melihat dia tidak bergerak atau menangis seperti bayi lainnya, saya merasa sangat ketakutan. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi padanya. Yang saya inginkan hanyalah agar dia selamat," tutur Noor.

baca juga

Laporan UNICEF mengonfirmasi bahwa satu dari lima bayi baru lahir di Gaza membutuhkan perawatan inkubator intensif akibat gizi buruk ibu hamil.

Paparan bom serta evakuasi berulang memaksa tubuh wanita hamil bekerja melampaui batas ketahanan fisik dan mentalnya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dr. Afnan Abu Hasaballah, menggarisbawahi buruknya kondisi fisik para ibu saat tiba di fasilitas kesehatan.

"Ketakutan yang terus-menerus, pengungsian berulang, kekurangan makanan dan air bersih, serta terbatasnya akses ke perawatan antenatal semuanya meningkatkan risiko kelahiran prematur," jelas Dr. Afnan Abu Hasaballah.

Pengepungan wilayah secara menyeluruh memicu penyakit anemia parah yang menghambat pertambahan berat badan janin secara optimal.

"Banyak wanita hamil selama perang tidak dapat mengakses makanan yang cukup atau seimbang, dan ini berdampak langsung pada kesehatan ibu dan bayi baru lahir," kata Dr. Afnan Abu Hasaballah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:52 WIB

Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI

Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:53 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×