Lomba Kicau Burung, Jadi Ajang Pemersatu Bangsa

Indotnesia | Suara.com

Minggu, 24 April 2022 | 16:00 WIB
YouTube/Indotnesia

Indotnesia - Memelihara hewan peliharaan jadi salah satu hal yang menyenangkan. Begitu juga dengan memelihara burung berkicau.

Suara burung berkicau yang merdu sangat enak untuk dinikmati dan dapat membuat diri jadi rileks. Apalagi, kicauan burung bisa juga memiliki rima atau nadanya tersendiri, layaknya manusia bernyanyi. Saat ini kicau burung bukan hanya menjadi kebanggaan peliharaan di rumah, tetapi sudah dibawa masuk ke ajang perlombaan.

Sejarah Lomba Kicau Burung

Awal mula lomba kicau burung di Indonesia tak luput dari sejarah panjang komunitas perburungan, yaitu tiga tahun setelah berdirinya Pelestarian Burung Indonesia (PBI) pada 1973. PBI adalah cikal bakal dan pelopor terselenggaranya lomba kicau burung.

Penggagas lomba kicau burung adalah para pedagang burung di Pasar Pramuka, Jakarta. Saat itu, PBI juga menjadi event organizer (EO) penyelenggaraan lomba kicau burung.

Tujuan lomba saat itu lebih kepada cara untuk meramaikan pasar burung dan memunculkan penggemar burung, sehingga dapat meningkatkan penjualan para pedagang burung

Aktivitas penyuka kicauan burung sebenarnya sudah ada sebelum PBI berdiri. Akan tetapi, saat itu belum dijadikan sebagai perlombaan, masih sebatas ajang silaturahmi saudara, teman, atau kenalan  sebagai sesama penyuka kicau burung.

Selain itu, pada awal mula terselenggaranya, lomba ini bukan hanya sekedar membandingkan kicauan tiap-tiap burung yang dibawa, tetapi juga sebagai ajang menunjukkan status sosial. Masuk golongan kaya atau miskin tergantung dari jenis burung yang dibawa.

Seiring berjalannya waktu, kesenjangan sosial itu tidak berlaku lagi. Sekarang, lomba kicau burung malah menjadi pemersatu. Para penyuka kicau burung menyebut kelompok mereka sebagai ‘kicaumania’.

Keberadaan Kicaumania juga semakin menjamur seiring dengan diadakannya lomba kicau burung di berbagai daerah dan bahkan nasional. Beberapa daerah bahkan menjadikan lomba kicau burung sebagai acara tahunan. Di Yogyakarta misalnya, sudah menjadi agenda pariwisata tahunan dan sudah berjalan 7 putaran. Pada tahun 2020 terjeda karena pandemi dan larangan berkumpul dan beramai-ramai.

Lomba Kicau Burung

Lomba kicau burung memberikan beberapa poin untuk menentukan penilaiannya. Poin-poin tersebut diisi oleh para juri yang mengamati kicauan burung yang digantung di atas tiang. Berikut  4 poin penilaian lomba kicau burung:

1. Durasi 

Penilaian berdasarkan durasi itu ketika burung mampu berkicau secara intens atau sering. Burung yang memiliki jeda kicau yang lama akan mengurangi durasi.

2. Nada/ Irama

Layaknya para penyanyi, lomba kicau burung juga dinilai berdasarkan iramanya. Irama kicauan burung yaitu, ketika burung dapat membuat berbagai variasi suara atau kicauan. 

3. Volume

Saat juri mendekat ke arah burung untuk menilai, volume kicauan juga menjadi penentu. Tentu saja, semakin keras suaranya semakin tinggi penilaiannya.

4. Fisik/ Gaya

Ternyata, selain durasi, irama, dan volume, gaya burung ketika berkicau juga dinilai. Gaya yang dimaksud, yaitu ketika burung dapat mengolah tubuh atau berkicau sambil bergerak-gerak.

Jenis-Jenis Burung Berkicau

Ada banyak jenis burung berkicau yang biasa nangkring di sangkar perlombaan. Berikut 8 jenis burung berkicau yang sering dilombakan.

1. Murai

Selain cantik karena memiliki bentuk tubuh kecil dan imut, dan warna bulu yang bagus, serta ekor panjang, burung murai juga memiliki suara yang indah apalagi jika dilatih dengan baik.

2. Anis Merah

Burung dengan dada berwarna keemasan satu ini memiliki cara unik ketika sedang berkicau, yaitu tarian khas yang mendoyong-doyongkan tubuhnya seperti sedang mabuk. Gaya burung anis merah seperti itu, biasa disebut ‘teler’.

3. Kenari

Burung kenari juga bertubuh kecil dengan suara merdu. Berwarna cerah menyala dan mudah dirawat.

4. Kacer

Burung kacer memiliki indah berwarna hitam dan putih. Burung ini sering dilombakan karena memiliki suara yang merdu dan dapat menirukan suara sekitar.

5. Cucak Rowo

Burung ini memang tidak memiliki penampilan menarik seperti lawan-lawannya, tetapi banyak dicari para kicaumania. Cucak rowo memiliki suara merdu dan seperti menggema yang dapat membuat terkesima orang yang mendengarnya.

6. Jalak Suren

Burung jalak suren sering dijadikan masteran. Suara burung jalak suren juara biasanya berbunyi nyaring. Suaranya yang merdu membuatnya mendapatkan julukan burung yang cerewet.

7. Pleci

Bentuknya yang kecil tidak membuat burung satu ini gentar. Burung pleci walaupun imut tapi memiliki suara nyaring dan merdu yang layak untuk ditandingkan.

8. Love Bird

Secara harfiah, love bird artinya burung cinta. Selain bulunya yang cantik karena berwarna-warni, burung ini juga memiliki ciri khas suara yang unik, yaitu ngekek panjang. Jadi, tak salah kalau love bird biasa mengikuti lomba kicauan dan kecantikan.

Lomba kicau burung mulai menjadi kegemaran anak-anak hingga orang dewasa. Sudah dilaksanakan secara nasional dan dikenal secara internasional. Kicauannya yang merdu dan menenangkan dapat menjadi penghibur lelah. Semoga kita tetap bisa memaknai keindahan dan suara dari burung berkicau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:10 WIB

Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?

Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:15 WIB

Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia

Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:44 WIB

Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia

Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia

Health | Sabtu, 07 Maret 2026 | 23:55 WIB

Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki

Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:39 WIB

Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu

Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:04 WIB

Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern

Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 08:44 WIB

Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!

Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:41 WIB

Frugal Living, Gaya Hidup Hemat atau Terlalu Pelit?

Frugal Living, Gaya Hidup Hemat atau Terlalu Pelit?

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:05 WIB

Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional

Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Misa Jumat Agung 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap di Gereja Seluruh Jakarta

Misa Jumat Agung 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap di Gereja Seluruh Jakarta

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 11:49 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:49 WIB

Momen di Balik Layar Prewedding Jennifer Coppen, Aura 'Kompeni' Justin Hubner Disorot

Momen di Balik Layar Prewedding Jennifer Coppen, Aura 'Kompeni' Justin Hubner Disorot

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 11:48 WIB

Seleksi Paskibraka 2026 Dibuka, 185 Pelajar Berebut Jadi Pengibar Bendera HUT ke-81 RI

Seleksi Paskibraka 2026 Dibuka, 185 Pelajar Berebut Jadi Pengibar Bendera HUT ke-81 RI

Kalbar | Kamis, 02 April 2026 | 11:48 WIB

Suatu Pagi di Kampung Benteng

Suatu Pagi di Kampung Benteng

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 11:45 WIB

'Tamu Bulanan' Bukan Musuh: Saatnya Normalisasi Obrolan Menstruasi

'Tamu Bulanan' Bukan Musuh: Saatnya Normalisasi Obrolan Menstruasi

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 11:43 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB

Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni

Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:38 WIB

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta April 2026 di Berbagai Daerah di Indonesia

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta April 2026 di Berbagai Daerah di Indonesia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 11:38 WIB