Aksi Gibran Buka Masker Paspampres Tuai Pro-Kontra Warganet, Ini Alasannya

Indotnesia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:13 WIB
Aksi Gibran Buka Masker Paspampres Tuai Pro-Kontra Warganet, Ini Alasannya
Aksi Gibran melepas paksa masker Paspampres pada Jumat (12/8/2022) yang menuai pro-kontra. (YouTube/ Seputar Solo)

Indotnesia - Nama Gibran Rakabuming Raka menjadi trending topik Twitter pada Sabtu (13/8/2022) setelah aksinya melepas paksa masker Paspampres atau Pasukan Pengaman Presiden terekam dalam sebuah video dan menjadi viral di media sosial.

Peristiwa tersebut lantas menuai pro-kontra dari warganet, banyak yang menganggap sikap Gibran terlalu arogan namun, tak sedikit dari mereka mendukung aksi tersebut lantaran sikap anggota Paspampres dianggap kelewat batas.

“Tapi caranya melepas masker Paspampres menurut saya kurang sopan pak wali @gibran_tweet, marah boleh, tapi ingat mereka itu tentara loh, harus tetap di jawa wibawanya,” tulis akun @rudisarupa.

“Tapi gebukin sopir truk menurut saya tidak sopan dek @rudisarupa , marah boleh, tapi ingat mereka itu rakyat loh, harus tetap dijaga wibawanya. karena tentara makan gaji dari uang rakyat,” tulis akun @detektive88.

“Tapi caranya paspampres memukul supir dan mengambil SIM tidak sopan pak @rudisarupa , marah boleh, tapi ingat mereka itu rakyat loh, harus tetap dijaga wibawanya,” tulis akun @yanabstar.

“Harusnya mas Gibran membuka secara perlahan masker anggota tersebut.. mereka saling berhadapan, lalu mas gibran mulai melepas kait masker dari lingkar telinga, dan mempersilahkan anggota tsb dengan tersenyum untuk meminta maaf, sembari diberi sedikit wejangan,” tulis akun @andraonseven.

Tanggapan Gibran terkait pro-kontra warganet. [Twitter/gibran_tweet]

Menanggapi pro-kontra di masyarakat terhadap video viral tersebut, lewat akun Twitter pribadinya @gibran_tweet, orang nomor satu di Solo itu mengaku melakukan hal tersebut lantaran Paspampres telah memukul warganya.

“Dia sudah memukuli warga saya,” tulisnya pada Jumat (12/8/2022).

Bukan tanpa sebab, aksi Wali Kota Solo itu dilatarbelakangi karena kesal dengan perilaku salah satu anggota Paspampres yang menabrak truk hingga melakukan pemukulan terhadap warga di Solo.

baca juga

Diketahui, Paspampres bernama Hari Misbah memukuli sopir dan kernet truk yang diserempetnya di Solo pada Selasa (9/8/2022).

Kejadian tersebut bermula saat rombongan Paspampres melanggar lampu merah dari arah samping dan menyerempet truk yang dikendarai oleh warga Solo tersebut.

Berdasarkan cuitan warganet di Twitter lewat akun @txtdrberseragam, ia mengaku sebagai anak sang sopir dan menceritakan detail peristiwa kecelakaan hingga adanya aksi pemukulan.

"Pas ayah saya turun, ada tiga orang dengan seragam dinasnya dari mobil tersebut yang turun lalu langsung memukul ayah saya tanpa bilang apa-apa,” tulisnya.

Mengetahui adanya warga Solo yang dipukuli oleh Paspampres, Gibran bersikap tegas dan menyikapinya dengan langsung memanggil Paspampres yang dimaksud, korban, sopir rental dan pimpinannya ke ruang Wali Kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gibran Marah Besar, Tak Terima Warganya Dipukul Oknum Paspampres

Gibran Marah Besar, Tak Terima Warganya Dipukul Oknum Paspampres

Indotnesia | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:00 WIB

7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia

7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera

Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:50 WIB

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:45 WIB

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×