5 Fakta Ikan Red Devil yang Keberadaannya Ancam Biota di Danau Toba

Indotnesia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:42 WIB
5 Fakta Ikan Red Devil yang Keberadaannya Ancam Biota di Danau Toba
Ikan red devil ancam biota di Danau Toba. (Pixabay/Ralphs_Fotos)

Indotnesia - Beberapa bulan lalu, sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun TikTok @samosir45 memperlihatkan rombongan ikan red devil di perairan Danau Toba sempat viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, segerombolan ikan red devil terlihat sangat agresif saat menyerbu satu ekor ikan warna hitam yang tak bergerak. Berdasarkan narasi dalam video, ikan tersebut terlihat semakin mendominasi perairan Danau Toba hingga mengancam keberadaan biota di sekitarnya.

Bukan termasuk ikan asli perairan Danau Toba, berikut ini 5 fakta ikan red devil yang terkenal agresif dan sekilas seperti ikan mas.

Fakta Ikan Red Devil

1. Memiliki Warna Coklat, Putih hingga Merah

Meski dijuluki sebagai red devil atau setan merah, ikan ini ternyata tidak hanya memiliki satu warna, tetapi juga warna lain diantaranya abu-abu, coklat, putih, merah muda, dan kuning.

2. Berasal dari Nikaragua, Amerika Tengah

Ikan red devil memiliki nama ilmiah Amphilophus labiatus yang termasuk dalam jenis ikan lou han. Meski bisa hidup di Indonesia, ikan ini aslinya berasal dari perairan Nikaragua, Amerika Tengah. 

Di tempat asalnya, ikan yang mampu bertahan hidup selama 10-12 tahun ini tersebar di Danau Nikaragua, Danau Managua, dan Danau Xiloa.

baca juga

3. Termasuk Ikan Agresif

Julukan red devil disematkan pada ikan ini karena perilakunya yang agresif dan kerap membuat masalah dengan ikan lain.

Ikan red devil dikenal gemar mengejar ikan lain, menggigit ekor hingga membunuhnya. Perilaku ganasnya itu menjadi alasan utama para kolektor ikan hias untuk menempatkannya di wadah terpisah dari spesies lain.

4. Mudah Berkembang Biak

Ikan asal Amerika Tengah ini dikenal mudah berkembang biak karena dapat menghasilkan ribuan telur dan mampu bertelur sepanjang taun.

Ikan red devil masuk kategori omnivora-karnivora yang memanfaatkan ikan sebagai makanan utamanya. Oleh karena itu,  ikan ini mampu mendesak perkembangan jenis ikan lain dalam sebuah ekosistem perairan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polandia Sebut Kucing Sebagai Spesies Alien Invasif, Apa Bahayanya?

Polandia Sebut Kucing Sebagai Spesies Alien Invasif, Apa Bahayanya?

Indotnesia | Senin, 01 Agustus 2022 | 17:33 WIB

Terkini

Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026

Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:15 WIB

5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026

5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:05 WIB

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 01:35 WIB

6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu

6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu

Jabar | Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:38 WIB

Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang

Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang

Banten | Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:27 WIB

Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup

Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup

Banten | Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:19 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB