Soal Harga Telur, Ikatan Pedagang: Mendag Jangan Keluarkan Pernyataan Bikin Gaduh

Indotnesia

Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:45 WIB
Soal Harga Telur, Ikatan Pedagang: Mendag Jangan Keluarkan Pernyataan Bikin Gaduh
Harga telur pecah rekor, tertinggi sepanjang sejarah 5 tahun terakhir. (Pixabay/Erika Varga)

Indotnesia - Harga telur di sejumlah wilayah naik hingga ke tingkat tertinggi dalam sejarah lima tahun terakhir. Di Yogyakarta, harga telur mencapai Rp30 ribu per kg.

Di Cianjur, Jawa Barat, harga telur terpantau mencapai Rp32 ribu per kg, dari yang sebelumnya Rp27 ribu per kg.

Saat masyarakat menangis karena mahalnya telur, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan malah mengeluarkan komentar yang tidak melegakan.

“(Kenaikan harga) nggak seberapa kok. Jangan diributkan ya,” katanya, Selasa (23/8/2022).

Pernyataan Mendag membuat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengelus dada. Ketua Umum DPP Ikappi Abdullah Mansuri mengatakan pemerintah seharusnya fokus menyelesaikan persoalan tersebut.

Dia meminta agar Kementerian Perdagangan tidak mengeluarkan pernyataan yang memicu kegaduhan.

“Kami berharap agar persoalan di lapangan seperti persoalan pangan, petelur, persoalan distribusi menjadi persoalan yang fokus harus diselesaikan bukan lari dari persoalan," ucapnya, seperti dikutip dari Suara.com.

Abdullah menjelaskan telur merupakan komoditas dengan jumlah permintaan yang cukup besar, sehingga harganya yang melonjak akan menimbulkan masalah

“Kami harapkan bisa menyelesaikan persoalan telur dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujarnya.

baca juga

Pedagang di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, telah merasakan kenaikan harga telur sejak pekan lalu. Kondisi ini diduga dampak dari distributor yang menyalurkan telur untuk keperluan bantuan sosial atau bansos.

“Mungkin karena dipakai itu bantuan sembako ya dari pemerintah, diborong buat PKH. Di sini ikut harga aja jadi mahal,” ucap Pawiro Sudiharjo, pedagang di Pasar Beringharjo.

Sementara, pedagang di Pasar Cipanas, Saeful, mengatakan kenaikan telah berlangsung sejak dua minggu terakhir. Meski demikian, kenaikan harga telur naik secara bertahap, yakni Rp1.000 per kg setiap harinya.

"Harga normal telur ayam berada di kisaran Rp 25 ribu per kg, namun tidak tahu kenapa harga terus mengalami kenaikan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Telur Ayam di Mataram Capai Rp 60 Ribu Per 30 Butir

Harga Telur Ayam di Mataram Capai Rp 60 Ribu Per 30 Butir

Bali | Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:03 WIB

Harga Telur Ayam di CianjurCapai Rp35 Ribu, Naik 25% dalam Dua Minggu

Harga Telur Ayam di CianjurCapai Rp35 Ribu, Naik 25% dalam Dua Minggu

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2022 | 23:02 WIB

Ini yang Bikin Harga Telur Ayam Melejit hingga Bikin Emak-emak Puyeng

Ini yang Bikin Harga Telur Ayam Melejit hingga Bikin Emak-emak Puyeng

Jabar | Selasa, 23 Agustus 2022 | 21:57 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×