Selain itu, kentang juga biasa dijadikan mashed potato atau kentang tumbuk yang memiliki tekstur seperti bubur bayi dengan rasa lebih gurih.
3. Mangga
Selain jenis umbi-umbian, kamu juga bisa mengonsumsi mangga sebagai menu alternatif pengganti untuk sarapan.
Memiliki rasa yang cenderung manis dan menyegarkan, buah satu ini punya kandungan 24,72 gram karbohidrat per 165 gram.
Selain itu, mangga juga mengandung vitamin C seperti jeruk dan buah-buahan lain sebanyak 46 miligram.
Selain cocok jadi alternatif menu sarapan pengganti nasi, mangga juga dapat membantu menurunkan berat badan hingga menekan sel-sel lemak yang berhubungan dengan gen di dalam tubuh.
4. Telur Rebus
Mungkin sebagian dari kita akan lebih sering menggoreng telur untuk sarapan dibandingkan merebusnya.
Padahal, telur yang digoreng dapat meningkatkan jumlah kalori dan lemak lebih banyak dibandingkan keitka direbus.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Introvert untuk Recharge Energi, Siap Kembali Bersosialisasi
Maka dari itu, telur rebus dinilai lebih sehat karena mengandung vitamin lebih banyak serta mampu memenuhi kebutuhan protein harian untuk lebih berenergi.
Kamu bisa mengonsumsi telur rebus sebanyak 2-3 butir pada pagi hari sebelum beraktivitas.
5. Brokoli
Salah satu sayuran yang dapat menjadi alternatif pengganti nasi untuk sarapan adalah brokoli.
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, mengolah brokoli sebagai menu sarapan dapat dilakukan dengan merebus atau mengukusnya.
Dalam 57 gram brokoli rebus, mengandung kalori sebanyak 15 kkal dan kandungan vitamin C sebanyak 25 persen yang dapat mencukupi kebutuhan vitamin harian.