indotnesia

Viral Gadis 16 Tahun Ungkap Idap Sindrom Tourette, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 02 September 2022 | 16:25 WIB
Viral Gadis 16 Tahun Ungkap Idap Sindrom Tourette, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi penderita sindrom tourette. (Freepik/ DCStudio)

Indotnesia - Belum lama ini seorang gadis 16 tahun lewat akun TikTok pribadinya @belva.faristha membagikan sebuah unggahan video saat dirinya sulit mengendalikan tubuhnya.

Bukan tanpa sebab, gadis tersebut menjelaskan bahwa suara dan gerakan tubuh yang ia lakukan dalam video merupakan akibat dari sindrom tourette, sehingga membuatnya akan refleks melakukan gerakan serta suara-suara yang tanpa disadari dilakukannya secara berulang.

Belva juga menjelaskan bahwa dirinya mengidap sindrom tourette saat usianya 16 tahun dan baru saja terjadi sekitar dua bulan lalu.

Hampir mirip dengan perilaku latah, sebenarnya apa itu sindrom tourette serta gejala dan bagaimana cara mengatasinya?

Mengenal Sindrom Tourette

Sindrom tourette adalah gangguan neurologis yang memengaruhi otak dan saraf, sehingga melibatkan gangguan seperti gerakan berulang maupun suara yang tidak diinginkan atau dikenal dengan istilah tics.

Tics pada penderita sindrom tourette tidak dapat dikontrol dengan mudah. Refleks gerakannya pun berbeda, bisa seperti mengedipkan mata, mengeluarkan suara yang tidak biasa, hingga sering mengangkat bahu.

Adapun tics dikategorikan dalam dua jenis, yaitu: 

1) Tics sederhana, memiliki gerakan tubuh yang tiba-tiba, singkat, dan berulang dengan melibatkan kelompok otot yang terbatas.

2) Tics kompleks, memiliki gerakan yang berbeda dan terkoordinasi dengan melibatkan beberapa kelompok otot.

Baca Juga: Mengenal Skrining Hipotiroid Kongenital yang Wajib Dijalani Bayi Baru Lahir

Selain itu, tics juga dapat melibatkan gerakan motorik atau suara. Umumnya, gerakan motorik dimulai sebelum tics suara terjadi.

Hingga kini, ilmuwan dan para dokter belum mengetahui penyebab bagaimana seseorang dapat menderita sindrom tourette.

Walau begitu, penelitian menunjukkan bahwa sindrom tourette terjadi karena adanya kondisi genetik yang diturunkan melalui gen, seperti hubungan orang tua ke anak.

Gejala Sindrom Tourette

Dilansir dari Center for Disease Control and Prevention, pada umumnya gejala sindrom tourette dimulai ketika seorang anak berusia 5 hingga 10 tahun.

Gejala pertama yang biasanya sering muncul adalah tics motorik, terjadi di area kepala dan leher. Gejala ini juga bisa menjadi lebih buruk pada saat seorang penderita mengalami suasana menegangkan atau menggairahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI