7 Tips Keselamatan Berkendara Saat Kondisi Jalan Dipenuhi Asap Tebal

Indotnesia

Senin, 19 September 2022 | 10:28 WIB
7 Tips Keselamatan Berkendara Saat Kondisi Jalan Dipenuhi Asap Tebal
Ilustrasi sebuah kendaraan melintasi asap tebal. (Freepik/macrovector)

Indotnesia - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Tol Pejagan-Pemalang pada KM 253 pada hari Minggu (18/9/2022). Kejadian naas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia itu  diduga akibat asap pembakaran rumput di sekitar tol.

Mengutip dari Suara.com, hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy yang mengatakan bahwa kecelakaan dipicu oleh asap tebal pembakaran ilalang.

“Asap akibat pembakaran itu menyebabkan jalan menjadi gelap sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” ungkap Iqbal.

Selain itu, indikasi lainnya penyebab kecelakaan beruntun tersebut yaitu salah satu kendaraan yang berada di posisi depan pandangannya terhalang oleh asap yang tebal. Karena itu, pengemudi melakukan rem mendadak sedangkan mobil di belakangnya tidak dalam kondisi siap sehingga menyebabkan tabrakan beruntun tersebut.

Asap atau kabut yang telah memang dapat mengganggu pengemudi dalam berkendara. Lalu, bagaimana seharusnya kita berkendara saat menemukan asap atau kabut tebal? 

Melansir dari National Weather Service, saat mengemudi dalam kondisi berkabut 7 tips keselamatan berkendara yang harus diperhatikan.

1. Perlambat laju kendaraan

2. Buat kendaraan Anda terlihat oleh kendaraan lain (di belakang dan di depan) dengan menyalakan lampu sorot rendah yang berarti lampu belakang juga menyala.

3. Berikan jarak cukup jauh atau jarak aman pada kendaraan di depan dan belakang sebagai antisipasi rem mendadak atau perubahan pola lintas.

baca juga

4. Jangan lupa gunakan lampu senja atau lampu kabut jika ada.

5. Jangan gunakan lampu sorot tinggi karena akan menyebabkan silau

6. Pastikan tetap berada di jalur yang benar dengan mengikuti garis jalan yang terlihat oleh pandangan mata.

7. Jika keadaan sangat darurat misal jarak pandang mencapai nihil, maka langkah terbaik adalah menyalakan lampu hazard. Cari tempat aman untuk berhenti. Matikan semua lampu kecuali lampu hazard dan setel rem darurat.

Demikian 7 tips keselamatan berkendaraan saat kondisi asap tebal atau berkabut tebal yang bisa dilakukan sebagai upaya mengantisipasi bahaya ketika di jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asap Pembawa Petaka Kecelakaan Maut Tol Pejagan Hingga Tewaskan Anak Jamintel Kejagung

Asap Pembawa Petaka Kecelakaan Maut Tol Pejagan Hingga Tewaskan Anak Jamintel Kejagung

News | Senin, 19 September 2022 | 09:01 WIB

Terkini

Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia

Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:30 WIB

Jateng Bergerak Tekan 'Fatherless', Ayah Diminta Antar Anak dan Ambil Rapor

Jateng Bergerak Tekan 'Fatherless', Ayah Diminta Antar Anak dan Ambil Rapor

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:25 WIB

Murat Yakin Puji Peran Pemain Pengganti usai Swiss Hajar Bosnia 4-1

Murat Yakin Puji Peran Pemain Pengganti usai Swiss Hajar Bosnia 4-1

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:22 WIB

Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah

Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:21 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tren Pasang Bi-LED di Vario 125 Makin Ramai, Pakar Kelistrikan Jogja Wanti-wanti Hal Ini

Tren Pasang Bi-LED di Vario 125 Makin Ramai, Pakar Kelistrikan Jogja Wanti-wanti Hal Ini

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:14 WIB

5 Lipstik Wardah Paling Tahan Lama, Awet 12 Jam Tanpa Touch Up

5 Lipstik Wardah Paling Tahan Lama, Awet 12 Jam Tanpa Touch Up

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:10 WIB

Apa Itu SPL dalam Parfum? Ini Panduan Lengkapnya Sebelum Membeli Wewangian

Apa Itu SPL dalam Parfum? Ini Panduan Lengkapnya Sebelum Membeli Wewangian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:10 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB