Lagi Langka, Kemenkes Jamin Kesediaan 250 Ribu Vaksin Meningitis

Indotnesia

Jum'at, 30 September 2022 | 12:07 WIB
Lagi Langka, Kemenkes Jamin Kesediaan 250 Ribu Vaksin Meningitis
Kementerian Kesehatan memastikan kesediaan 250 ribu vaksin meningitis bagi pelaku perjalanan, termasuk untuk calon jamaah haji dan umrah, pada awla Oktober 2022. (Pexels/Thirdman)

Indotnesia - Beberapa wilayah di Indonesia saat ini mengalami kelangkaan vaksin meningitis, yang menjadi salah satu syarat keberangkatan umrah. Meski demikian, Menteri Kesehatan Budi G Sadikin memastikan ada 250 ribu vaksin meningitis yang akan tersedia pada awal Oktober 2022.

Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, pemerintah sedang mengupayakan normalisasi stok vaksin Meningitis Meningokokus (MM) yang dibutuhkan pelaku perjalanan, termasuk calon jemaah haji dan umrah.

"Meningitis nanti di awal Oktober ada 250 ribu. Nanti awal Oktober sudah dapat persetujuan BPOM," ujarnya, Kamis (29/9/2022).

Kemenkes melakukan upaya pemenuhan tersebut mulai dari identifikasi kondisi stok vaksin MM di seluruh Tanah Air, baik di Dinas Kesehatan maupun Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Koordinasi juga melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Agama dan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah tentang pentingnya pelaksanaan vaksinasi MM dan kondisi terkini layanan vaksinasi swasta.

Pelayanan vaksin meningitis diprioritaskan bagi jamaah yang waktu keberangkatannya paling dekat. Dengan begitu, jamaah masih memiliki waktu yang cukup untuk pembentukan antibodi.

Sejauh ini, Kemenkes juga telah berkoordinasi dengan PT Biofarma dan BPOM untuk memenuhi kebutuhan vaksin MM.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan normalisasi stok vaksin MM akan berlangsung setidaknya hingga Januari 2023.

Dia juga mengungkapkan penyebab kelangkaan vaksin meningitis yakni akibat produsen yang tidak bisa melanjutkan produksi karena adanya proses pemenuhan upgrade.

baca juga

“Salah satu produsen vaksin MM yang telah memperoleh izin edar dari BPOM saat ini tidak bisa melanjutkan produksi untuk kelompok vaksin ACM135 Meningococcal Polysaccharide karena sedang dalam proses pemenuhan upgrade CAPA prakualifikasi WHO," katanya.

"Sehingga produksi vaksin dari produsen vaksin tersebut tidak dapat dipenuhi," imbuhnya.

Sebagai informasi, meningitis merupakan infeksi bakteri Neisseria meningitidis yang bisa menjalar pada selaput otak dan saraf tulang belakang. Infeksi ini merusak saraf dan otak, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Bakteri tersebut jarang ditemukan di Indonesia sehingga penduduk Indonesia tidak memiliki kekebalan dan rentan terhadap infeksi tersebut. Vaksinasi ini sangat dianjurkan bagi WNI yang akan melakukan perjalanan internasional, khususnya untuk tujuan ke negara endemis meningitis.

Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksinasi meningitis bagi pelaku perjalanan ke negaranya, termasuk untuk keperluan haji dan umrah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Indotnesia | Sabtu, 24 September 2022 | 13:55 WIB

Benarkah Tidak Boleh Minum Air Es saat Haid?

Benarkah Tidak Boleh Minum Air Es saat Haid?

Indotnesia | Minggu, 18 September 2022 | 15:55 WIB

Benarkah Sering Makan Mie Instan dan Seblak Bisa Bikin Tumor Payudara?

Benarkah Sering Makan Mie Instan dan Seblak Bisa Bikin Tumor Payudara?

Indotnesia | Rabu, 14 September 2022 | 13:00 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×