Kenali Kelebihan dan Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas

Indotnesia

Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:03 WIB
Kenali Kelebihan dan Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas
Ada kelebihan dan risiko bagi perempuan yang hamil di atas usia 40 tahun. (Pexels/Amina Filkins)

Indotnesia - Selebriti Hollywood Hilary Swank mengumumkan kehamilan pertamanya di umur 48 tahun. Kini, ia usia kandungannya telah mencapai trimester kedua.

Ia bahkan mengandung anak kembar, yang menurutnya merupakan keajaiban. Apa yang dialami Hilary mungkin juga terjadi pada sejumlah perempuan di dunia.

Menurut CDC, perempuan dengan usia lebih dari 40 tahun masih punya 5% kesempatan untuk hamil. Sementara perempuan dengan usia pertengahan 30 tahun, kesempatan hamilnya adalah 75%.

Meski waktu terbaik untuk hamil dan melahirkan anak adalah sebelum usia 35 tahun, namun ada sejumlah hal mengapa perempuan boleh menunggu untuk memiliki buah hati.

Lalu, apa saja kelebihan dan risiko kehamilan pada perempuan usia di atas 40 tahun? 

Kelebihan Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas

Melansir Healthline, memiliki bayi di usia 40-an tahun ternyata juga memiliki kelebihan ketimbang ketika masih berusia 20-an atau 30-an tahun.

Pertama, kamu telah memiliki karier yang matang sehingga punya waktu lebih banyak untuk membesarkan anak-anak. Menyaksikan mereka tumbuh setiap hari adalah momen yang sangat berharga.

Menurut CDC, ibu dengan usia di atas 40 tahun lebih baik dalam membuat keputusan pengasuhan dengan lebih bijaksana. 

Selain lebih dewasa, kondisi keuanganmu juga lebih stabil. Dengan karier yang mapan, kamu sudah punya cukup tabungan untuk masa depan anak.

baca juga

Di samping itu, ada beberapa manfaat lain dari hamil dan mempunyai bayi di atas usia 40 tahun, seperti:

  • berkurangnya penurunan kognitif
  • rentang hidup lebih lama
  • hasil pendidikan yang lebih baik pada anak-anak, seperti nilai ujian yang lebih tinggi

Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas

Meski demikian, hamil di usia tersebut juga memiliki risiko baik pada ibu maupun janin. Biasanya dokter kandungan akan memantau hal-hal berikut:

  • Tekanan darah tinggi, yang bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan atau preeklampsia
  • Diabetes gestasional
  • Cacat lahir, seperti down syndrom
  • Keguguran
  • Berat badan lahir rendah
  • Kehamilan ektopik yang terkadang terjadi pada bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF)

Di sisi lain, kemajuan teknologi terkait kesuburan, kehamilan, dan persalinan telah berkembang pesat. Kini, memiliki bayi pada usia 40-an tahun juga semakin umum daripada zaman dulu.

Terlepas dari tantangannya saat hamil, memiliki anak di usia 40 tahun ke atas sangat mungkin terjadi. Selalu konsultasikan perencanaan kehamilan dengan dokter kandungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Usia 48 Tahun, Aktris Hilary Swank Umumkan Hamil Anak Kembar

Di Usia 48 Tahun, Aktris Hilary Swank Umumkan Hamil Anak Kembar

Indotnesia | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:01 WIB

Usia Kehamilan 17-18 Minggu, Ibu Harus Cukup Asupan Kalsium Agar Tumbuh Kembang Janin Maksimal

Usia Kehamilan 17-18 Minggu, Ibu Harus Cukup Asupan Kalsium Agar Tumbuh Kembang Janin Maksimal

Health | Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Studi: Bayi dalam Kandungan Dapat Merasakan Makanan yang Dikonsumsi Ibunya

Studi: Bayi dalam Kandungan Dapat Merasakan Makanan yang Dikonsumsi Ibunya

Indotnesia | Jum'at, 23 September 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×