Mengenal Prosesi Tingjing dalam Lamaran Sisca Kohl dan Jess No Limit

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:02 WIB
Mengenal Prosesi Tingjing dalam Lamaran Sisca Kohl dan Jess No Limit
Sisca Kohl dan Jess No Limit menggelar prosesi tingjing. (Instagram/jessnolimit)

Indotnesia - Setelah sebelumnya menggelar acara lamaran saat makan malam romantis dengan gemerlap lampu di tengah taman, pasangan Sica Kohl dan Jess No Limit kembali membagikan momen kebahagiaan mereka saat mengadakan prosesi tingjing lewat akun Instagram masing-masing, Kamis (6/10/2022).

“Kalungan / Tingjing () Mr. & Mrs. No Limit 10 Agustus 2022 ,” tulis Jess No Limit dalam keterangan foto yang diunggahnya di Instagram.

Diketahui, Jess No Limit telah melamar Sisca Kohl sejak 16 Juni 2022 dan secara adat mereka menggelar prosesi tingjing pada 10 Agustus 2022.

Lalu, apa itu prosesi tingjing yang dilakukan oleh pasangan influencer Jess No Limit dan Sisca Kohl?

Mengenal Prosesi Tingjing

Proses tingjing merupakan prosesi lamaran khas adat istiadat Tiongkok yang umumnya dilakukan oleh masyarakat Tionghoa dengan suku Hokkian.

Dilansir dari laman tionghoa.info, tingjing adalah prosesi lamaran yang dilakukan oleh pihak keluarga laki-laki. Prosesi ini akan berlangsung pada pagi atau siang hari sekitar pukul 9 hingga 11, lalu dilanjutkan dengan acara ramah tamah atau makan siang bersama keluarga.

Sebagai salah satu prosedur sebelum menggelar acara pernikahan, tingjing menjadi momen untuk menentukan tanggal pernikahan.

Hampir sama dengan tradisi lamaran di Indonesia, prosesi tingjing juga dilakukan dengan pihak pria datang ke rumah keluarga wanita membawa sejumlah hantaran.

Baca Juga: Asal Usul Yogyakarta hingga Kini Dikenal sebagai Daerah Istimewa

Untuk susunan acara, umumnya dimulai dengan sesi kata-kata sambutan yang saling berbalas, lalu pihak keluarga wanita memberikan jawaban untuk menerima pinangan dari keluarga pria.

Setelah itu, Ibu dari si pria akan memakaikan kalung sebagai tanda pengikat kepada sang wanita bahwa ia telah dipinang.

Kemudian, kedua belah pihak keluarga akan saling berdiskusi dalam menentukan tanggal pernikahan, termasuk mempersiapkan Bazi masing-masing.

Dalam istilah Jawa, Bazi sama halnya dengan Weton, yaitu hitungan hari lahir yang digunakan sebagai patokan dalam menentukan tanggal baik seperti untuk melangsungkan pernikahan.

Bazi memiliki 8 angka yang terdiri dari 2 tanggal, 2 angka bulan, 2 angka tahun, dan 2 angka jam lahir. Kemudian, deretan itu dikombinasikan dengan Shio, unsur, dan sebagainya.

Meski begitu, saat ini banyak orang Tionghoa juga menentukan tanggal pernikahan berdasarkan tanggal dan bulan unik. Selain itu, dapat pula tanggal hari bahagia itu digelar pada hari Sabtu atau Minggu agar tidak terbentur dengan kesibukan masing-masing.

Setelah menggelar prosesi tingjing, biasanya tanggal pernikahan akan ditetapkan dalam kurun waktu 6 bulan hingga 1 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI