Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Membuat Kita Sakit?

Indotnesia Suara.Com
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:05 WIB
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Membuat Kita Sakit?
Tidur dengan rambut basah kerap dilakukan sebagian dari kita. (Freepik)

Indotnesia - Sebagian dari kita pernah keramas pada malam hari, kemudian lanjut tidur dengan keadaan rambut basah. Kemudian hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah hal tersebut berpengaruh pada kesehatan atau tidak.

Melansir Medical News Today, tidur dengan rambut basah dapat membuat seseorang sakit ternyata hanyalah mitos. Meski demikian, kamu harus tetap berpikir dua kali untuk langsung tidur setelah keramas.

Ada risiko lain, meski kamu nggak akan terkena demam atau flu karena rambut basah. Kalaupun kamu flu, hal tersebut disebabkan oleh virus yang masuk ke tubuh lewat hidung, mulut, dan mata, atau terkena droplet.

Berikut sejumlah risiko tidur dengan rambut basah, seperti dikutip dari Healthline:

Infeksi Jamur

Kamu sih nggak akan masuk angin, tapi tidur dengan rambut basah bikin kamu berisiko terkena infeksi jamur pada kulit kepala. Jamur seperti Malassezia bisa bikin ketombe muncul. 

Harap diketahui, bantal tidur juga sarang jamur. Meski dapat tumbuh subur di lingkungan hangat, bantal yang basah juga bisa jadi tempat berkembang biak yang ideal untuk jamur.

Sebuah penelitian menemukan dalam satu bantal ditemukan 4 sampai 16 spesies jamur, termasuk fumigatus yang menyebabkan infeksi parah pada orang dengan imun rendah dan memperburuk gejala asma.

Dr. Chirag Shah, MD, dari Push Health, merekomendasikan agar setiap individu sebisa mungkin tidur dengan keadaan rambut kering. 

Baca Juga: Bahas Kegelisahan, Ini Lirik Anti-Hero dari Taylor Swift dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Kerusakan Rambut

Jika rambutmu rusak, gampang patah, dan kusut, coba lihat kembali apakah kamu punya kebiasaan tidur dengan rambut basah.

Dokter kulit di New York City, Dr. Adarsh Vijay Mudgil, MD, mengatakan risiko utama yang lain adalah kerontokan rambut, terutama saat kita berguling-guling ketika tidur.

"Ini terutama jika rambut dikepang, yang justru menambah ketegangan pada batang rambut," katanya.

Kalau kamu tetap mau keramas pada malam hari, sebaiknya dilakukan 1-2 jam sebelum tidur. Dengan begitu, rambut bisa kering secara alami. Berikut rekomendasi cara mencegah kerusakan rambut menurut American Academy of Dermatologi:

  • Gunakan conditioner setelah shampo
  • Sisir lembut dengan sisir bergigi lebar
  • Bungkus rambut dengan handuk sehingga dapat menyerap airnya
  • Jangan menggosok rambut basah dengan handuk kering
  • Jangan mengikat rambut ke arah belakang, tapi cukup dikuncir longgar saja

Kalaupun kamu terpaksa banget tidur dengan keadaan rambut basah, sebaiknya olesi dengan minyak kelapa untuk mencegah kerusakan rambut.

Selain itu, pastikan sarung bantalmu terbuat dari kain sutra karena lebih baik untuk kulit, Permukaan yang lebih lembut bisa mengurangi kerusakan pada rambut baik dalam keadaan basah maupun tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI