Indotnesia - Kata ‘love bombing’ sempat jadi perbincangan hangat setelah agensi Kite Entertainment menulis rilis resmi terkait sikap dalam menanggapi isu perselingkuhan artis yang berada di bawah naungannya, Arawinda Kirana.
Dalam pernyataan itu, agensi tersebut menjelaskan bahwa Arawinda menjadi korban ‘love bombing’ oleh pria yang dikabarkan dekat dengannya.
Meski terdengar baik, love bombing atau ekspresi cinta yang bertubi-tubi perlu diwaspadai terutama dalam sebuah hubungan.
Love bombing bisa dijadikan sebagai cara untuk memanipulasi maupun mengontrol pasangan demi mencapai tujuan tertentu, seperti mencoba memperbaiki hubungan tanpa menyelesaikan masalah yang ada.
Oleh karena itu, agar perasaan tidak tertekan dan bisa lebih komunikatif dalam menjalin hubungan, kenali ciri-ciri love bombing agar tak terjebak perhatian yang semu.
Ciri-ciri Love Bombing
1. Terlalu Cepat Mengungkapkan Cinta dan Kasih Sayang
Jatuh cinta kepada seseorang pada dasarnya memerlukan waktu yang cukup lama untuk saling menemukan kenyamanan dan kecocokan.
Nah, jika kamu bertemu dengan seseorang yang terlalu cepat mengungkapkan cinta dan kasih sayang, hal itu bisa jadi ia sedang melakukan love bombing.
Baca Juga: Mengenal Sosok Kang Rashied, Pendakwah Indonesia yang Meninggal Dunia karena Sakit
Seseorang yang mengungkapkan komitmen terlalu cepat perlu diwaspadai, apakah hal itu merupakan love bombing atau diantara kalian sudah memutuskannya bersama.
2. Gaslighting
Gaslighting atau bentuk manipulasi yang biasa terjadi dalam hubungan asmara bisa jadi salah satu ciri-ciri love bombing.
Pasangan bisa melakukan gaslighting dengan mengungkapkan perasaan cintanya secara berlebihan hingga membuatmu merasa bersalah ketika tidak melakukan apa yang diinginkannya.
Gaslighting termasuk taktik dalam love bombing yang dapat membuat seseorang merasa bersalah atau bingung.
3. Sering Memberi Hadiah
Sejumlah orang mengungkap bentuk cinta atau perhatian kepada pasangannya dengan memberi hadiah.
Hal tersebut wajar dilakukan, tetapi patut dicurigai jika ia memberikan hadiah dan memberitahu betapa mahalnya barang pemberian itu.
Sikap tersebut dapat menjadi ciri-ciri love bombing, ketika ia secara tidak langsung menuntutmu untuk ‘lebih baik’ kepadanya atas hadiah yang telah diberikan.
Mendapatkan perilaku yang penuh kasih sayang dari pasangan tentunya akan menjadi hal menyenangkan.
Namun, sikap tersebut seharusnya dilakukan dengan tulus atas dasar cinta tanpa adanya tujuan tertentu.
Itulah sejumlah ciri-ciri love bombing agar kita bisa lebih waspada dan tidak menjadi korban manipulasi hingga terjebak dalam hubungan tanpa kepastian.