Indotnesia - Akhir pekan telah tiba. Waktu yang tepat untuk pergi berlibur, menghabiskan waktu bersama orang tersayang, atau memilih beristirahat dengan rebahan seharian.
Setelah bekerja selama berhari-hari, mengisi hari libur dengan rebahan memang menjadi kegiatan yang lebih banyak dipilih.
Rebahan adalah aktivitas meletakkan badan dengan posisi punggung atau sisi badan berada di sebelah bawah alias berbaring atau tidur-tiduran.
Tujuannya untuk melepas lelah dan membuat tubuh rileks sejenak sebelum kembali ke rutinitas. Apalagi jika aktivitas ini dilakukan sambil bermain gadget, rebahan bisa berlangsung lama bahkan hingga lupa waktu.
Namun, perlu diketahui kebiasaan rebahan berlebihan justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Melansir Medical News Today, menjalani gaya hidup mager alias tidak banyak bergerak bisa memicu berbagai masalah penyakit. Di antaranya:
1. Obesitas
2. Diabetes tipe 2
Baca Juga: Potrobayan River Camp, Spot Kemah Seru di Jogja Dengan Pemandangan Sungai
3. Memicu kanker
4. Menganggu fungsi jantung dan pembuluh darah
5. Mengurangi metabolisme tubuh
Meski begitu jika dilakukan secara tepat dan dengan durasi yang tidak berlebihan, rebahan justru memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.
Melansir laman Verv.com, pekerjaan yang dilakukan dengan posisi duduk atau berdiri dengan waktu yang lama bisa membuat punggung lelah. Karena itu, mengubah posisi tubuh dari vertikal ke horizontal memicu redistribusi darah yang dapat membuat otak bisa fokus kembali.