Harry mengungkapkan ayahnya, Charles, yang menghubungi pada September 2022 untuk mengabarkan kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II yang menurun. Ia pun mengirimkan pesan ke William untuk tanya kapan dan bagaimana ia bisa ke Inggris.
Namun, tidak ada jawaban dari Pangeran William. Akhirnya, Charles menelepon Harry bahwa ia akan disambut di kediaman kerajaan di Skotlandia. Tapi, Meghan tidak diperbolehkan ikut.
Harry menghabiskan waktu di penerbangannya menuju Skotlandia dengan menatap awan dan mengingat lagi percakapan terakhirnya dengan sang nenek.
Saat pesawat mendarat, Harry memperoleh pesan teks dari Meghan yang memintanya untuk menelepon balik. Kemudian dia memeriksa situs website BBC.
"Nenek sudah pergi. Ayah adalah Raja," tulisnya.
Mencari Tahu Kematian Sang Ibu
Harry juga bercerita dalam memoarnya, ia mencoba menelusuri perjalanan Putri Diana ketika melewati terowongan di Paris, Prancis, sebuah lokasi yang membuat ibunya terlibat dalam kecelakaan mobil yang fatal.
Putri Diana meninggal pada 1997, ketika Harry masih berusia 12 tahun. Pada 2007, ketika Harry berada di Prancis, ia menghabiskan malam pertamanya di kota itu bersama sopir.
Ia pun bertanya apakah sang pengemudi mengetahui terowongan Pont de L'Alma. Harry meminta sopir untuk mengemudi dengan kecepatan 104,6 km/jam, sama seperti kecepatan mobil yang ditumpangi ibunya.
Baca Juga: Mengenal Pacitan, Kota Kecil di yang Dikenal Lewat Keindahan Alamnya
"Saya selalu membayangkan terowongan itu sebagai lorong yang berbahaya, tapi itu hanya terowongan pendek, simpel. Nggak ada alasan siapa pun harus mati di dalamnya," tulisnya.