Hal ini diperjelas dengan ketentuan yang termaktub dalam Pasal 192 UU No.36/2009. Ada sanksi jika ketahuan memperjualbelikan organ atau jaringan tubuh manusia.
“Setiap orang yang tanpa izin melakukan praktik pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan alat dan teknologi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 ayat (1) sehingga mengakibatkan kerugian harta benda, luka berat atau kematian dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).” Bunyi Pasal 191.