Indotnesia - Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormonal yang mempengaruhi cara kerja ovarium.
Kebanyakan orang akan mengaitkan dengan kondisi wanita yang kesulitan memiliki anak, mandul atau mengalami masa menstruasi yang tidak teratur.
Meski penyebab PCOS tidak diketahui secara pasti, tetapi ada 3 gejala yang dapat menandai keberadaannya, yaitu periode tidak teratur, kadar androgen berlebihan, dan kista ovarium.
Lantas apa saja tanda-tanda PCOS pada wanita?
Melansir NHS, tanda-tanda PCOS dapat dikenal ketika seorang wanita sudah memasuki usia 20-an tahun. Di antaranya ialah sebagai berikut:
1. Menstruasi tidak teratur atau tidak sama sekali.
2. Kesulitan hamil.
Hal ini disebabkan oleh ovulasi atau proses pembuahan yang tidak teratur bahkan tidak terjadi ovulasi sama sekali.
3. Hirsutisme atau pertumbuhan rambut yang berlebihan.
Baca Juga: Sering Dianggap sebagai Tanaman Liar, Kenali Manfaat Ciplukan Bagi Kesehatan Tubuh
Pertumbuhan rambut ini biasanya terjadi di area wajah, dada, punggung, atau bokong.
4. Berat badan mudah bertambah.
5. Penipisan rambut hingga rambut rontok
6. Kulit berminyak dan mudah berjerawat
Selain itu, PCOS juga dikaitkan pada masalah kesehatan jangka panjang yaitu diabetes dan tekanan darah tinggi. Jadi, jika memiliki tanda-tanda di atas sebaiknya segera mengkonsultasikannya kepada dokter.
Pasalnya, melansir laman Ala Dokter penderita PCOS yang sedang hamil bisa berisiko keguguran, lahir prematur, mengalami tekanan darah tinggi, dan diabetes gestasional.