Indotnesia - Seperti layaknya manusia, hewan peliharaan kita juga bisa mengalami obesitas atau kegemukan apabila diberi makan secara berlebihan.
Pecinta anabul jangan sampai keliru lagi dalam memberi makan hewan peliharaan, khususnya kucing. Lalu, sebaiknya berapa kali memberi makan kucing dalam sehari? Berikut selengkapnya.
Mengutip dari Cornell Feline Health Center, jawaban atas pertanyaan tersebut tergantung dari usia kucing. Pada dasarnya, kitten atau anak kucing membutuhkan makan lebih banyak untuk mendukung masa pertumbuhan mereka.
- Anak kucing hingga berusia 6 bulan: 3 kali makan sehari
- Kucing usia 6 bulan hingga dewasa: 2 kali makan sehari
- Kucing usia 7 tahun ke atas: 1-2 kali makan sehari
Menurut Dr. Francis Kallfelz, DVM, Ph.D., dari Cornell University College of Veterinary Medicine, kucing yang berusia 6 bulan hingga dewasa kebanyakan akan baik-baik saja apabila diberi makan dua kali sehari.Namun kucing senior atau tua yang berusia 7 tahun ke atas tetap harus mempertahankan pola makan yang sama antara 1-2 kali sehari.
“Begitu kucing mencapai usia dewasa, pemberian makan sekali sehari tidak masalah asal memiliki kesehatan yang baik dan nggak punya masalah penyakit yang menunjukkan alasan untuk memberi makan secara berbeda,” jelasnya.
Apakah kucing perlu diberi makan wet food atau makanan basah?
Menurut Dr. Kallfelz selama makanan kering atau dry food memiliki gizi yang lengkap dan seimbang, maka hal itu tidak masalah. Meski demikian, kucing yang mengonsumsi makanan kering perlu minum banyak air bersih.
Makanan kaleng untuk kucing biasanya mengandung sekitar 70-80% air sehingga dapat diberikan sebagai tambahan makanan selain dry food.
Baca Juga: Taylor Swift Tambah Jadwal Konser di Singapura, Catat Tanggalnya!
“Tidak masalah mencampurkan kedua jenis makanan tersebut. Tapi pastikan saja kalori yang dibutuhkan kucingmu agar nggak berlebihan,” katanya.