Indotnesia - Memasuki musim kemarau cuaca malah terasa cukup dingin. Selain perubahan suhu, sejumlah penyakit juga perlu diperhatikan, salah satunya frostbite. Apa itu?
Frostbite adalah kondisi ketika kulit dan jaringan dibawahnya mengalami pembekuan. Penyakit ini disebut juga sebagai radang dingin.
Biasanyan memengaruhi bagian tubuh yang terbuka, seperti jari tangan atau jari kaki, bibir, hidung, atau telinga.
Jika mengalami frostbite, tubuh akan tidak bisa merasakan apa-apa. Selain itu kulit akan terasa dingin dan nyeri atau sakit seperti ditusuk-tusuk.
Bahkan radang dingin ini bisa memburuk yang dapat menyebabkan perubahan warna kulit hingga mati rasa. Lebih parah lagi, bagian tubuh yang terkena frostbite bisa mengeras.
Oleh karena itu, jika mengalami gejala radang dingin sebaiknya harus segera ditangani.
Gejala Frostbite
Melansir laman Kementarian Kesehatan (Kemnekes) RI, kemunculan frostbite ditandai dengan sejumlah gejala.
1. Kulit kemerahan.
Baca Juga: T.O.P Ex BIGBANG Jadi Pemain di Squid Game 2, Ada Siapa Lagi?
2. Kulit terasa dingin ketika disentuh.
3. Nyeri seperti ditusuk-tusuk.
4. Kulit membengkak dan teraba hangat.
5. Warna kulit menjadi kemerahan atau pucat, terkadang bisa berwarna biru.
6. Kulit teraba keras akibat pembentukan kristal es di kulit.
7. Kulit tampak putih pucat atau keabu-abuan.