Indotnesia - Cuaca dingin yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, membuat sebagian masyarakat terkena alergi dingin.
Alergi dingin adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi secara abnormal atau berlebihan saat terkena cuaca dingin. Kondisi ini biasanya menimbulkan gejala berupa rasa gatal, kemerahan atau bengkak pada bagian tubuh.
Melansir laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penyebab alergi dingin masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, masalah ini bisa dipicu oleh sel kulit yang sangat sensitif, baik secara genetik, virus, atau adanya penyakit.
Gejala
Gejala alergi dingin biasanya muncul setelah seseorang terpapar sesuatu yang dingin. Baik itu suhu dingin, udara, terkena air, atau benda dingin dalam waktu tertentu.
Beberapa tanda yang ditimbulkan dari paparan itu bisa berupa, bersin-bersin, batuk-batuk, gatal, mata tampak berair, kemerahan pada kulit, bentol, produksi lendir berlebih, hingga sesak napas.
Lantas bagaimana jika seseorang mengalami alergi dingin.
Cara mengatasi alergi dingin
Baca Juga: Cara Merawat Bibir Kering dan Pecah-pecah di Cuaca Dingin
1. Menjaga kehangatan tubuh
Alasan alergi dingin tentu akibat paparan dingin. Oleh karena itu, seseorang harus menjaga tubuhnya tetap hangat agar tak beralergi.
Misalnya dengan mematikan pendingin ruangan, memakai baju hangat atau jaket, bisa juga berselimut.
2. Hindari pemicu alergi
Selain itu, hindari juga hal-hal yang jadi pemicunya seperti berada di luar saat cuaca dingin, minum minuman dingin, atau mandi air dingin. Sebaliknya, konsumsi minuman hangat seperti teh atau jahe agar kehangatan tubuh dapat terjaga.
3. Konsumsi obat