Indotnesia - Kasus seorang anak kecil berusia 7 tahun yang meninggal dunia usai melakukan operasi amandel menyita perhatian publik. Pasalnya, ada dugaan malpraktik dalam prosedur operasi hingga anak itu mengalami mati batang otak.
Keluarga dari anak yang diketahui bernama Alvaro itu menceritakan, kondisi anaknya yang belum juga sadar usai menjalani operasi amandel di Rumah Sakit Kartika Husada. Hingga pada Senin, (2/10/2023) Alvaro dinyatakan meninggal akibat mati batang otak.
Apa itu mati batang otak?
Melansir NHS, mati batang otak dikenal juga sebagai brain stem death adalah kondisi ketika seseorang tidak lagi memiliki fungsi otak.
Bagi pasien yang mengalami mati batang otak membutuhkan alat bantu untuk bernapas. Akan tetapi, kondisi ini sulit untuk sembuh dan cenderung mengalami kematian.
Dapat dikatakan mesin membuat jantungnya bisa berdetak dan bernapas menggunakan ventilator, tetapi mereka tidak akan pernah sadar atau bisa bernapas sendiri.
Perlu diketahui, batang otak adalah bagian bawah otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang yang menjadi bagian dari sistem saraf pusat di tulang belakang.
Selain itu, batang otak bertanggung jawab mengatur sebagian besar fungsi otomatis tubuh yang penting bagi kehidupan. Seperti pernafasan, denyut jantung, tekanan darah dan juga menelan.
Tak hanya itu, batang otak juga menyampaikan informasi ke dan dari otak ke seluruh tubuh, sehingga berperan penting dalam fungsi inti otak, seperti kesadaran, kewaspadaan, dan pergerakan. Kematian otak berbeda dengan gangguan kesadaran (vegetatif). Kondisi vegetatif memungkinkan pasien untuk pulih, sementara kematian otak bersifat permanen.
Baca Juga: Dikenal Punya Rasa yang Pahit, Ternyata Pare Kaya Manfaat Bagi Kesehatan
Pasalnya, seorang yang mengalami vegetatif masih mempunyai batang otak yang berfungsi untuk menunjang kehidupannya. Mereka bisa saja sudah bangun atau membuka mata meski tidak bisa merespon.
Kematian batang otak bisa terjadi karena suplai darah atau oksigen ke otak terhenti. Hal itu dapat dipicu dengan berbagai hal.
1. Serangan jantung
Ketika jantung berhenti berdetak maka otak akan kekurangan suplai oksigen. Selain itu, suplai darah ke jantung tiba-tiba tersumbat.
2. Stoke