Sidang Pembunuhan Brigadir J Diwarnai Hujan Air Mata, Susanto: Jenderal Kok Tega Hancurkan Karier Saya 30 Tahun

Suara Joglo Suara.Com
Selasa, 06 Desember 2022 | 16:46 WIB
Sidang Pembunuhan Brigadir J Diwarnai Hujan Air Mata, Susanto: Jenderal Kok Tega Hancurkan Karier Saya 30 Tahun
saksi kasus pembunuhan brigadir J Kombes Susanto Haris (Kompas TV/YouTube)

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan diwarnai hujan air mata, Selasa (6/12/2022).

Salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, eks Kabag Gakkum Roprovost Divpropam Polri, Kombes Susanto Haris mulanya meluapkan kemarahan dan kekesalannya lantaran harus terseret kasus kematian Brigadir J.

Kecewa, kesal marah. Jenderal kok bohong, susah nyari jenderal," ucap Susanto menjawab pertanyaan hakim soal perasaannya tersangkut kasus Ferdy Sambo itu. 

Lebih lanjut, Susanto mengaku malu hingga diliputi perasaan paranoid gegara kasus yang dihadapinya itu.

"Keluarga kami malu, kami paranoid nonton tv media sosial. Jenderal kok tega menghancurkan karier saya 30 tahun karier saya hancur. Bayangkan hakim kami Kabag Gakum yang memeriksa polisi malah kami diperiksa bayangkan keluarga kami," ucapnya sambil terisak.

Susanto sendiri tidak diproses hukum terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Ia hanya diganjar sanksi etik dengan hukuman demosi tiga tahun. 

Selain Susanto yang menangis, saksi lainnya yakni Arif Rachman Arifin juga meluapkan kesedihannya. 

Terdakwa kasus Obstruction of Justice perihal kematian Brigadir J yang jadi saksi dengan Ferdy Sambo itu mengaku sangat sedih atas kasus yang menimpanya. 

"Saat ini dijadikan terdakwa bagaimana perasaan saudara?" kata hakim kepada Arif Rachman Arifin.

Baca Juga: Ferdy Sambo Yakinkan Istrinya Diperkosa, Kubu Yosua Percaya Bharada E Jujur Soal Wanita Nangis di Rumah Bangka

"Sedih yang mulia, saya hanya bekerja," jawab Arif sambil berkaca-kaca.

"Apa jabatan saudara sebelumnya," lanjut hakim.

"Wakaden Paminal," jawab Arif.

"Saudara dibohongi seperti ini saudara sudah di PTDH kemudian dan saudara menjalani pidananya," terang hakim dijawab mengangguk oleh Arif sambil menitikan air mata.

Arif sendiri berperan merusak laptop lantaran menuruti perintah Ferdy Sambo. Ia mengaku awalnya urung memusnahkan data di dalam laptop yang diduga berisi informasi CCTV terkait pembunuhan Brigadir J lantaran barang tersebut masih dibawa Baiquni Wibowo.

"Akhirnya ketika Baiquni sudah menyerahkan laptop kepada saya dan sudah disampaikan sudah terbackup sudah terformat bang, OK. Kemudian saya rusak laptop tersebut saya sempat ragu makanya saya masih simpan salinannya baru saya musnahkan yang mulia," jelas Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI