Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa berseragam meraung dan menangis diduga karena kesurupan viral di media sosial.
Dikutip dari akun @merapi_uncover tampak sejumlah siswa terduduk di sebuah tempat parkir bus menangis dan meraung. Dari narasi yang disampaikan para siswa itu mengalami kesurupan.
Dari informasi yang diperoleh para siswa tersebut berasal dari sekolah di Sleman yang sedang melakukan study tour di Bali.
Berdasar kronologi yang disampaikan Kepala SMPN 2 Ngemplak, Sleman Endang Wahyuti Ningsih kesurupan itu menimpa sejumlah siswa tak hanya dari sekolahnya tetapi ada juga dari sekolah lainnya yang sama-sama dari Sleman.
Endang menyebut bahwa kejadian kesurupan itu bermula dari siswa yang tanpa sengaja menendang sesaji di Penglipuran dan Tanah Lot.
Kemudian ketika para siswa itu menonton pertunjukan barong. dua diantaranya mengalami kesurupan.
"Dua siswa kami sempat alami kesurupan ketika nonton pertunjukan barong. Tapi bisa terkendali," terangnya, Selasa (13/12/2022).
Tak berapa lama kemudian, empat siswa mengalami kesurupan ketika berada di toko oleh-oleh. Para siswa itu mengalami kesurupan selama 20 menit.
"Dua dari empat siswa itu sebelumnya yang kesurupan saat nonton barong. Kemudian ada mangku-mangku dari mana-mana dipanggil. karena mangku pada datang lalu yang kesurupan dikasih air suci. Sekarang alhamdulillah sudah terkondisi. Sudah sehat," jelasnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap Nominasi Golden Globe Awards 2023
Endang menambahkan, siswa yang mengalami kesurupan sudah didampingi. Sudah dibacakan ayat Kursi, yasin, Al Fatihah, An Nas, Al Ikhlas, tiga ayat terakhir dari surat Al Baqarah.
"Kalau yang kemarin kesurupan masih lemas. Maklum energinya terkuras," ujarnya.
Ia menyatakan, peristiwa kesurupan yang menimpa siswa SMPN 2 Ngemplak di toko oleh-oleh, terjadi bersamaan dengan kesurupan yang dialami siswa SMPN 1 Cangkringan.
"Tapi saya tidak tahu jumlah dari Cangkringan berapa. Kebetulan saat itu sama-sama sedang berada di sana," ujarnya.
Mengetahui siswa mereka telah terkondisi, maka agenda study tour dilanjutkan. Kini, rombongan SMPN 2 Ngemplak yang ikut dalam tour itu, sedang berada di toko oleh-oleh yang berbeda.