Suara Joglo - Ummat Islam pasti tidak asing dengan tarikh atau sejarah tentang sosok Nabi Khidir. Khidir merupakan salah satu nabi yang kisahnya memang dinilai misterius.
Ia muncul dalam Surah Al-Kahf ayat 65-82. Selain kisah tentang Nabi Khadir yang mengajarkan tentang ilmu hikmah dan kebijaksanaan kepada Nabi Musa, asal usul dan kisah lainnya tentang Nabi Khadir tidak banyak disebutkan.
Sejauh ini memang tidak ada dalil-dalil hadits nabi yang mengatakan Nabi Khidir masih hidup. Namun kisahnya banyak diajarkan di pesantren-pesantren, terutama pertemuannya dengan Nabi Musa AS.
Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah pengajian pernah ditanya soal Nabi Khidir ini. Ia apakah masih hidup atau sudah meninggal. Abdul Somad mengatakan kalau pertanyaan itu memang sudah dibahas oleh para ulama.
Ada yang mengatakan masih hidup, ada yang mengatakan sudah meninggal. Yang mengatakan masih hidup ini misalnya ulama-ulama tasawuf atau ahli hikmah. Sementara Imam Bukhari mengatakan kalau Nabi Khidir sudah meninggal dunia.
"Dan saya condong kepada Imam Bukhari. Pertama karena dia Ahli Hadits, dan jurusan saya hadits. Dan juga supaya orang tidak sedikit-sedikit jumpa Nabi Khidir," demikian ujarnya.
Meskipun begitu, UAS kemudian memaparkan pendapat Imam Badiuzzaman Said Nursi. Ternyata Said Nursi memiliki pendapat ketiga dimana ternyata selama ini dalam khazanah pendidikan Islam dikenal ada empat kehidupan.
"Pertama kehidupan kita sekarang. Kedua kehidupan Nabi Khidir dan Nabi Ilyas yang tidak terikat. Nabi Khidir dan Nabi Ilyas hidup, hanya bedanya dengan kita, kita terikat, Nabi Khidir tidak terikat. Jadi kita hidup, Khidir pun hidup," ujar UAS.
Ketiga, kehidupan Nabi Isa. Nabi Isa masih hidup sampai sekarang namun tidak sama dengan kehidupan manusia di muka bumi ini. Kehidupan keempat, orang mati sahid sebab Allah melarang menyebut mereka mati.
Sementara itu pendapat lain, misalnya dalam buku "Mystical Dimensions of Islam", oleh penulis Annemarie Schimmel, Khadir dianggap sebagai salah satu nabi dari empat nabi dalam kisah Islam dikenal sebagai "Sosok yang tetap Hidup atau Abadi".
Tiga nabi lainnya adalah Idris, Ilyas, dan Isa. Khadir abadi karena ia dianggap telah meminum air kehidupan, dikatakan bahwa Khadir telah berusia lebih dari enam ribu tahun.
Dalam kisah literatur Islam, satu orang bisa bermacam-macam sebutan nama dan julukan yang telah disandang oleh Khadir. Beberapa orang mengatakan Khadir adalah gelarnya; yang lainnya menganggapnya sebagai nama julukan.
Di dunia barat, Khadir telah disamakan dengan St. George, dikenal sebagai "Elia versi Muslim" dan juga dihubungkan dengan Pengembara abadi. Para cendikiawan telah menganggap dan mengkarakterkan sosoknya sebagai orang suci, nabi, pembimbing nabi yang misterius dan lain lain.
Bukan cuma terkenal di kalangan Islam, di agama lain: Kristen dan Yahudi, nama "Khidr" juga dikenal. Ia kemungkinan besar adalah Melkisedek didalam sumber-sumber Yahudi dan Kristen.
Khidir juga disebut sebagai salah satu dari empat nabi dalam tradisi Islam yang abadi. Tiga lainnya adalah Idris (Henokh), Ilyas (Elia), dan 'Isa (Yesus).