Suara Joglo - Kasus penculikan anak bukan isapan jempol, meski kadang-kadang ketika isu ini mencuat dianggap hoaks. Tapi faktanya, kasus penculikan bocah ini memang benar-benar terjadi.
Silakan search di mesin pencari, akan muncul banyak pemberitaan kasus penculikan yang menyasar anak-anak, mulai balita, bocah TK, SD sampai SMP. Baru-baru ini misalnya. Di Jatim, isu penculikan anak merebak di sejumlah daerah: Bangkalan, Malang dan Mojokerto.
Lalu bagaimana cara mengantisipasinya? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 7 tips menghindari penculikan anak yang wajib diketahui para orangtua. Semoga bisa terhindar dari persoalan ini:
Berkomunikasi dengan anak:
Berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan anak membantu mereka merasa nyaman dan memahami bahaya penculikan.
Mengetahui kegiatan anak:
Selalu tahu dimana dan dengan siapa anak berada dan memastikan bahwa mereka selalu dalam situasi yang aman.
Menjaga jarak dengan orang asing:
Anjurkan anak untuk tidak berinteraksi dengan orang asing dan menjaga jarak dengan mereka.
Baca Juga: Lionel Messi Ungkap Satu Penyesalan di Piala Dunia 2022, Singgung Louis van Gaal
Melatih anak untuk berpikir kritis:
Melatih anak untuk berpikir kritis dan mempertanyakan situasi yang tidak familiar membantu mereka menghindari bahaya.
Menjaga informasi pribadi:
Ensiklopedia informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat, dan nomor telepon harus dicatat dan dibahas bersama anak.
Menjaga akses internet:
Membatasi akses internet dan memantau aktivitas online anak membantu mencegah mereka terpapar risiko penculikan melalui internet.