Suara Joglo - Baru-baru ini beredar sebuah video menyesatkan hasil kreasi orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Korbannya budayawan Emha Ainun Nadjib.
Video ini beredar di Facebook dengan narasi rumah Cak Nun digerebek oleh Tim Detasemen Antiteror (Densus 88). Video ini merupakan hasil editan seorang konten treator.
Video-video itu dirangkai atau dijahit dari potongan-potongan video pengajian Cak Nun. Potongan video itu sebenarnya tidak berkaitan sama sekali. Ini setelah ditelusuri menggunakan thumbnail video.
Narasi video ini adalah: D3NSUS 88 B0RONG KELUARGA CAK NVN DI S3RET P4KSA
Penjelasan
Video ini beredar di Facebook, diunggah akun “Kurma” yang mana judul dan thumbnail video tersebut mengklaim bahwa rumah Cak Nun disegel oleh Densus88. Namun, isi video tidak menunjukkan seperti klaim tersebut.
Setelah melakukan penelusuran, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan, video tersebut hanya berisi potongan-potongan pengajian Cak Nun yang tidak berkaitan dan tidak ada bukti video bahwa Densus88 sedang menyegel rumah Cak Nun.
Saat ini Cak Nun masih melakukan kegiatan dakwahnya yang diupdate melalui media sosial Instagramnya “Caknundotcom”. Dengan demikian, klaim bahwa rumah Cak Nun disegel oleh Densus88. merupakan hoaks dan masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Hasil pemeriksaan
Informasi yang menyesatkan. Faktanya, setelah melakukan penelusuran thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Baca Juga: Curhatan Mahfud MD soal RUU Perampasan Aset yang Tak Kunjung Disahkan
Kesimpulan
Dari hasil pemeriksaan itu, disimpulkan kalau video tersebut merupakan konten menyesatkan.