Suara Joglo - Kasus penganiayaan Cristalino David Ozora (17), anak pengurus GP Ansor Jakarta benar-benar membuat gempar publik. Pelakunya Mario Dandy Satrio bukan orang sembarangan.
Mario Dandy ini anak dari Pejabat Direktorat Jenderal Pajak atau Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo. Kasus ini pun membetot penasaran warganet. Mereka ramai-ramai mengulik kehidupan pribadi Mario Dandy.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah latar belakang pendidikan Mario Dandy. Sebelumnya, Ia telah dikeluarkan dari tempatnya belajar di Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang Selatan.
Lalu sebelum kuliah, di mana Ia menempuh pendidikan SMA? Mario sebelumnya disebut-sebut lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang. Namun pihak sekolah tenyata membantahnya.
Sekolah mengatakan kalau Mario menyelesaikan pendidikan sampat tamat. Pelaku penganiayaan itu juga disebut-sebut DO dari sekolah lantaran sempat tidak mengikuti kegiatan belahar.
Pihak sekolah memastikan bahwa Mario Dandy bukan alumni dari SMA Taruna Nusantara Magelang. Dalam siaran pers yang diterbitkan, yang dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, disebutkan bahwa Mario Dandy hanya bersekolah di sana sampai kelas XI.
"Dalam rangka memberikan klarifikasi terkait berita viral tersangka tindak kekerasan yang dikabarkan sebagai lulusan SMA Taruan Nusantara Magelang. Kami ingin meluruskan bahwa tersangka MDS bukan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang," tulis siaran pers tersebut.
Mario Dandy kemudian disebut-sebut sempat belajar di SMA Pangudi Luhur Jakarta. Namun lagi-lagi pihak sekolah mengklarifikasinya dan membantah kabar tersebut. SMA Pangudi Luhur juga tidak mau dikait-kaitkan dengan kasus tersebut.
Bahkan Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta mengecam keras atas aksi penganiayaan yang dilakukan Dandy. Diketahui David merupakan siswa kelas X SMA Pangudi Luhur Jakarta.
Baca Juga: 5 Fakta Rafael Alun Diperiksa KPK 8,5 Jam, Akui Lelah Setelah Pemeriksaan Hartanya Rp 56 Miliar
"IKA PL mengecam segala bentuk tindakan penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur, khususnya yang dilakukan oleh pelaku kepada adik kami Crystalino David Ozora," katanya, Sabtu (25/2/2023).
Alumni SMA PL, kata Stephen, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan apapun bentuknya untuk David. Mereka juga senantiasa mendoakan David segera sembuh dan bisa kembali menjalankan aktivitasnya sebagai pelajar.
Sampai sekarang belum jelas betul lulusan mana Mario Dandy. Namun pihak kampus Universitas Prasetiya Mulya menegaskan kalau Mario Dandy mendaftar kuliah di kampus itu sudah sesuai prosedur dengan ijazah SMA lengkap.
Namun pihak kampus tidak mau mengungkapkan dari mana Mario Dandy lulus dan mendapatkan ijazah SMA sebab itu merupakan masalah pribadi dan menyangkut data pribadi.