Ayah Mario Dandy Ngaku Lelah dan Minta Dikasihani, Warganet: Kami Juga Lelah Kerja Mati-matian Bayar Pajak

Yazir Farouk, Yuliani

Kamis, 02 Maret 2023 | 11:47 WIB
Ayah Mario Dandy Ngaku Lelah dan Minta Dikasihani, Warganet: Kami Juga Lelah Kerja Mati-matian Bayar Pajak
Ilustrasi Mario Dandy Satriyo. [Suara.com/Iqbal]

Suara.com - Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo mengaku lelah usai diperiksa KPK terkait sumber kekayaannya yang mencapai Rp 56,1 miliar. Ayah tersangka kasus penganiayaan, Mario Dandy Satrio, itu bahkan meminta dikasihani.

"Saya sudah lelah, dari pagi (diperiksa) tolong kasihan saya ya. Saya sudah lelah, saya sudah lelah," kata Rafael dalam potongan video yang beredar di akun @lambegosiip, Kamis (2/3/2023).

Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo (kanan) usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo (kanan) usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Warganet langsung bereaksi keras atas keluhan Rafael Alun tersebut. Mereka mengeluh lebih melelahkan bayar pajak namun disalahgunakan.

"Kami juga lelah pak cari uang mati-matian mesti bayar pajak tau-taunya dinikmatin sama situ-situ pak, ibaratnya kita semua kerja buat hidupin bapak," komentar @viv***.

"Punya 56M aja lelah. Apalagi saya saldo atm 10rb," balas @tri***.

"Saya juga lelah wajib pajak terus, bapak lelah ngumpulin kekayaan dari uang pajak," imbuh @smk***.

Ada juga warganet yang menyebut bahwa kelelahan Rafael Alun imbas kelakuan anaknya sendiri, Mario Dandy. Bahkan, status Mario dipertanyakan saat ini.

"Itu ulah anak bapak. Jangan ngeluh hadapi saja," kata @frie***.

"Anaknya dicoret dari kartu keluarga nggak tuh?" tanya @goo***.

baca juga

Masyarakat menyoroti harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo setelah anaknya, Mario Dandy Satrio melakukan penganiayaan terhadap David, anak pengurus pusat GP Ansor.

Kehidupan Mario Dandy dikulik warganet. Ia diketahui publik kerap memamerkan gaya hidup mewah di media sosial.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan Mario Dandy Satriyo menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap David. Mario ditahan atas tindakan penculikan dan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Rekan Mario Dandy Satrio bernama Shane Lukas juga telah ditetapkan menjadi tersangka kasus tersebut. Sementara Agnes, kekasih Mario yang juga mantan kekasih David masih berstatus sebagai saksi karena ada di tempat kejadian perkara dan disebut-sebut sebagai pemantik penganiayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pamer Harta, Sri Mulyani Copot Kepala Bea Cukai Yogyakarta

Gara-gara Pamer Harta, Sri Mulyani Copot Kepala Bea Cukai Yogyakarta

Selebtek | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:35 WIB

69 Anak Buah Sri Mulyani Diduga Miliki Jumlah Harta yang Tak Jelas

69 Anak Buah Sri Mulyani Diduga Miliki Jumlah Harta yang Tak Jelas

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:21 WIB

Aset Rafael Alun yang Dilacak KPK , Termasuk Rubicon hingga Munculnya 'Geng' Pejabat Pajak

Aset Rafael Alun yang Dilacak KPK , Termasuk Rubicon hingga Munculnya 'Geng' Pejabat Pajak

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:11 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×