Gara-gara pamer makan kulit babi, beberapa waktu lalu Lina Mukherjee ramai dihujat netizen. Belakangan ia pun memberikan tanggapan terkait hujatan yang dilayangkan kepadanya.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu Lina Mukherjee yang penasaran akhirnya mencoba merasakan kuliner kulit babi yang kerap muncul di beranda medsosnya.
Namun aksinya itu justru panen hujatan. Mengingat Lina yang berlatar muslim nekat untuk mengonsumsi babi yang diharamkan dalam agamanya.
Belakangan usia ramai dihujat, Lina pun memberikan responnya.
Melalui live IG nya seperti yang diunggah ulang akun @nenk_updatee, ia menyebut bahwa tak elok menuding orang lain dosa sementara banyak pula di antara netizen yang juga memiliki dosa.
Ia meminta agar publik tak sekonyong-konyong sembarang menuding orang lain dosa dan menilai berlebih.
"Gw muslim gw makan babi gw dosa, lu muslim lu pernah berzina atau dosa yang lain? apakah kamu suci seratus persen?Bisa aja kamu nipu orang bisa aja kamu durhaka bisa aja kamu pelit banyak deh anak manusia itu pendosa gaes," ungkapnya.
"Udahlah gausah kalian itu terlalu berlebih too much gitu. Manusia itu pendosa ya ga sih, ga ada yang suci di dunia ini. Tapi setidaknya aku jujur. Itulah yang aku lakukan. Ga stres gw ngapain gw stres," lanjutnya.
Lebih jauh, Lina bahkan mencontohkan bahwa sekelas ustaz saja tak sedikit yang berbuat dosa. Ia bahkan menuding soal ustaz yang meniduri orang.
Baca Juga: Bertemu dengan PPP, PBB Turut Bahas Arah Dukungan Capres-Cawapres
"Gw ga pinter ngomong gw mah jujur. Ga ada manusia yang ga berdosa, ustaz aja
berdosa kadang istrinya dua kadang tiga walaupun di muslim dihalalkan tapi mereka ga izin istri pertama kadang-kadang," katanya.
"Ustaz kadang juga suka nidurin macam-macamlah beda-beda orang lah. Ustaz juga manusia gitu lho. Bahkan ustaz poligami, manusia itu tidak akan luput dari dosa. Ya kalo aku makan babi itu dosa itu dosa aku, biarlah aku dan tuhan yang menanggung. Kenapa kok kalian marah-marah sama aku masuk nerakalah disiksalah ini aduh cape deh," ujarnya.
Ia menyebut bahwa makan babi bukanlah hal yang jelek. Menurutnya yang disebut jelek itu ketika memakai narkoba.
"Saya tidak membenarkan kesalahan sih, saya ngakuin itu dosa. Masa makan babi adalah hal yang jelek ngga lah. Yang jelek itu ketika narkotika," tambahnya.
Lagi-lagi statemen Lina itu justru kembali menuai hujatan.
"Otaknya ga jalan," tulis budi.
"Udahlah caper, terserah suka2 dia, tapi hati-hati dicontoh bocil2 labil yang dalam aturan agamanya diharamkan makan B2. Biar dia yang tanggung dosanya," kata yoan.