Review Film Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget

Sumarni Suara.Com
Kamis, 12 Februari 2026 | 19:00 WIB
Review Film Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Suara.com - Film horor dengan konsep benda terkutuk selalu punya daya tarik tersendiri. Itu juga berlaku untuk Whistle.

Begitu mendengar premis tentang peluit kematian Aztec yang bisa memanggil kematian di masa depan, rasa penasaran saya langsung muncul.

Konsepnya sederhana, tetapi punya potensi besar untuk jadi sesuatu yang benar-benar menegangkan.

Setelah menonton, saya merasa Whistle adalah film dengan ide kuat yang belum sepenuhnya dimaksimalkan.

Konsep Menarik Ala Final Destination

Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Cerita berpusat pada sekelompok siswa SMA yang tidak populer dan tanpa sengaja menemukan peluit kuno bernama Death Whistle.

Ketika peluit itu ditiup, kematian mereka di masa depan datang memburu.

Ide ini jelas mengingatkan pada Final Destination, di mana kematian terasa seperti takdir yang sulit dihindari.

Sebagai penonton, terasa ada peluang besar untuk menggali mitologi Aztec yang menjadi dasar cerita.

Baca Juga: Akhirnya Tayang, The Strangers 3 Resmi Jadi Penutup Trilogi yang Mencekam

Sayangnya, latar budaya ini hanya disentuh di permukaan. Penjelasan tentang asal-usul peluit dan cara kerjanya terasa singkat dan kurang dalam.

Padahal, jika digarap lebih serius, bagian ini bisa menjadi kekuatan utama film.

Konsepnya sudah unik, tetapi pengembangannya belum maksimal.

Festival Halloween Jadi Bagian Paling Menegangkan

Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Bagian yang paling berkesan hadir saat adegan festival Halloween dengan labirin rumah hantu.

Suasananya gelap, ramai, penuh kostum, dan sulit membedakan mana yang dekorasi dan mana yang ancaman nyata. Ketegangan terasa lebih hidup di sini.

Adegan ini benar-benar memanfaatkan lokasi dengan baik. Kamera bergerak dinamis dan suasana terasa padat.

Untuk sesaat, film ini menunjukkan potensi besarnya. Ada rasa panik yang lebih nyata dibanding bagian lain.

Ironisnya, setelah momen kuat ini, ketegangannya kembali menurun. Ritme cerita terasa tidak stabil, seolah energi terbaik sudah dikeluarkan di tengah film.

Terlalu Banyak Pola yang Mudah Ditebak

Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Sebagai penikmat horor, pola cerita di Whistle terasa cukup familiar.

Banyak adegan yang arahnya bisa ditebak sebelum benar-benar terjadi. Kejutan yang muncul sering kali terasa cepat dan kurang membangun ketegangan.

Memang ada dua adegan kematian yang cukup kreatif dan meninggalkan kesan.

Namun secara keseluruhan, efek seramnya belum benar-benar kuat. Beberapa momen yang seharusnya mengejutkan justru terasa biasa saja.

Penggunaan efek visual juga tidak selalu meyakinkan. Ada bagian yang terlihat terlalu mengandalkan efek digital sehingga kesan nyatanya berkurang.

Menjelang akhir film, bahkan ada adegan yang terasa kurang jelas dan kurang maksimal.

Para Pemain Jadi Penopang Utama

Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Salah satu hal yang cukup menyenangkan adalah jajaran pemain yang sebagian besar belum terlalu dikenal.

Hanya Dafne Keen saja yang familiar, karena sebelumnya berperan sebagai Laura anak Logan.

Namun, justru hal ini membuat karakter terasa lebih segar dan mudah dipercaya.

Meski beberapa karakter kurang dikembangkan, para aktor tetap berusaha memberikan emosi yang cukup kuat.

Ada usaha untuk membuat penonton peduli pada nasib mereka, walaupun naskahnya tidak selalu mendukung.

Aktingnya tergolong standar, tetapi cukup untuk menjaga film tetap berjalan dan tidak sepenuhnya kehilangan daya tarik.

Menghibur Sih, Tapi Kurang Nendang

Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)
Review Whistle, Teror Kematian Ala Final Destination yang Kurang Greget (instagram)

Whistle bukan film jelek. Konsepnya menarik, beberapa adegannya cukup menegangkan, dan ada potensi besar untuk dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih kuat, bahkan mungkin franchise.

Namun, yang terasa justru sebaliknya. Ide besar dengan eksekusi yang setengah matang.

Naskah yang lebih rapi, penjelasan mitologi yang lebih dalam, serta kejutan yang lebih terbangun bisa membuat film ini menjadi horor yang benar-benar berkesan.

Untuk penggemar horor remaja dengan tema kutukan dan kejar-kejaran dengan kematian, film ini tetap layak dicoba.

Hanya saja, jangan berharap sesuatu yang benar-benar baru atau tak terlupakan.

Whistle cukup menghibur untuk satu kali tonton, tetapi belum cukup kuat untuk terus teringat lama setelah lampu bioskop menyala kembali.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI