Menurutnya, penyelenggaraan Piala Dunia U-20 ini tetap bisa berjalan tanpa mengorbankan komitmen pendiri bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.
"Sehingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 bisa dilakukan tanpa mengorbankan komitmen panjang kita untuk mewujudkan Palestina merdeka. Serta, tetap menjaga kedamaian sosial-politik di dalam negeri Indonesia," tandasnya.
Melihat komentar tersebut, publik pun kecewa dan memberikan komentar beragam.
"Untuk yg ini aku berseberangan dengan mu, mas e. Kefanatikan dan kekeraskepalaan akan membawa kita pada begitu terkutuk nya sepakbola Indonesia. Biarkan saja Israel main. Tugas kita berdoa agar mereka cepat kalah dan cepat pulang. Simple," tulis netizen.
"Jika cara berpikir anda spt itu, ga heran negara ini sulit maju. Anda berpikir trlalu jauh mengaitkan dgn masalah keamanan dan memilih "takluk" dgn tekanan orang-orang ekstremis dengan dalih keamanan. Sementara itu, ini HANYA OLAHRAGA, bukan mau perang! Benerin dl pola pikirnya & subjeknya," tulis netizen.
"Sikap yg sama dg seluruh elit PKS dan kadrun," tulis netizen.