Akhir-akhir ini, nama Gus Miftah terseret dalam kasus penipuan robot trading Wahyu Kenzo. Tak sendiri, nama sejumlah selebritas Tanah Air lainnya juga turut mengisi deretan orang yang diduga menerima aliran dana kasus tersebut.
Meski begitu, Gus Miftah menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tak mengerti persoalan robot trading tersebut. Pendakwah Tanah Air itu mengaku hanya jualan blangkon.
"Hasil lelangnya saya sumbangkan ke Panitia Muktamar di Lampung. Nah, singkat cerita, ternyata yang beli blangkon ini kena kasus," ujar Gus Miftah saat membawakan ceramahnya, dikutip dari unggahan @sendekarlampung, Minggu (16/4/2023).
Menurutnya, seseorang yang akan melakukan jual beli tidak mungkin menanyakan asal muasal uang si pembeli.
"Namanya orang akan jual beli, Pak, ada nggak kewajiban kita nanya sumber uangnya dari mana? Enggak, ora ono," tutur Gus Miftah.
"Ternyata yang beli ini kena kasus, jadi tersangka di Mabes Polri. Orang yang merasa menjadi korban robot ini, pengusaha ini, gugat, ada 8 publik figur," lanjutnya.
Lebih lanjut, dalam kesempatan lain, ia pun menceritakan perihal dirinya yang melelang blangkon hingga mencapai harga 900 juta pada Wahyu Kenzo.
"Karena blangkon saya yang pertama laku 200 juta. Maka waktu itu saya membuat harga terendah untuk bisa mengikuti break itu, harus ada yang berani nawar 200 juta," ungkap Gus Miftah.
"Kemudian akhirnya yang paling tinggi, yang bersangkutan ini membeli blangkon saya senilai 900 juta," ucapnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pengobatan Alternatif Ida Dayak Naik Daun, Klinik Ningsih Tinampi Mendadak Sepi