Suara Joglo - Mantan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sudah dinyatakan bebas dari tahanan dalam kasus korupsi Hamalang beberapa waktu lalu.
Kebebasan Anas segera dikaitkan dengan banyak hal, salah satunya dengan elite-elite Demokrat. Dalam hal ini termasuk Ibas--putra dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baru-baru ini sebuah konten video beredar luas di media sosial. Dalam konten itu SBY disebut-sebut meminta Anas agar tidak membongkar dan menyeret Ibas dalam kasus korupsi.
Namun hasil periksa fakta Yudho Ardi, seperti dikutip dari turnbackhoaks.id, disimpulkan kalau konten tersebut palsu. Judul dan keterangan pada thumbnail video tidak sesuai dengan isi video.
Pada video tersebut tidak diberitakan bahwa SBY mengaku korupsi, serta sampai saat ini tidak ada bukti valid yang menunjukkan hal tersebut.
[PENJELASAN]: Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna “Golliat” mengunggah video dengan narasi SBY mengaku korupsi, minta Anas Urbaningrum tak seret Ibas.
Setelah melakukan penelusuran, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Narasi soal SBY mengaku telah korupsi dan meminta Anas Urbaningrum tidak menyeret Ibas adalah hoaks. Judul video yang beredar tidak sesuai dengan isinya.
Salah satu video identik dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube milik KOMPASTV dengan judul “Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Konpers di Hambalang, Max: Tempat yang Rontokkan Elektabilitas Partai”.
Baca Juga: Percaya Diri Sekali, Ganjar Mengaku Siap Dipasangkan dengan Siapa Saja di Pilpres Nanti
Melansir dari Kompas.com Narator video lebih banyak membahas mengenai opini yang menyebut Anas akan menyeret Ibas ke KPK setelah ia terjerat kasus korupsi proyek Hambalang.
Dengan demikian, klaim tentang SBY mengaku korupsi, minta Anas Urbaningrum tak seret Ibas adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.