Suara Joglo - Sebuah video letusan dahsyat yang disebut-sebut Gunung Merapi viral di media sosial. Video ini ramai menjadi sorotan warganet.
Padahal, ternyata setelah ditelusuri oleh laman website cek fakta konten video tersebut ternyata hoaks alias palsu. Setidaknya ini hasil dari periksa Fakta Dyah Febriyani.
Video tersebut diberi narasi: "BARU SAJA MERAPI NGAMUK LAGI! MENGERIKAN ERUPSI MERAPI HARI INI 12 APRIL 2023, Merapi Erupsi."
Erupsi merapi pada video tersebut bukan terjadi pada April 2023, melainkan pada letusan pada Maret 2023. Gambar pratinjau/ thumbnail bukan Gunung Merapi melainkan Gunung Pinatubo di Filipina.
[PENJELASAN]: Beredar sebuah video Youtube yang menampilkan beberapa cuplikan video letusan Gunung Merapi yang terjadi pada 12 April 2023. Gambar pratinjau/thumbnail pada video melihatkan dahsyatnya letusan gunung yang menyebabkan rumah-rumah tertimbun material.
Penggungah mengklaim bahwa kejadian tersebut terjadi pada Gunung Merapi tanggal 12 April 2023. Faktanya, unggahan Youtube itu tidak benar.
Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa foto itu adalah letusan gunung Pinatubo Di Filipina. Foto tersebut diambil oleh Albert Gracia, seorang fotografer Filipina pada tahun 1991. Berkat foto itu ia memenangkan kompetisi pers foto dunia.
Video Youtube yang telah dilihat 44 ribu kali itu, ternyata menggunakan cuplikan video-video erupsi Gunung Merapi pada bulan Maret 2023. Salah satu video tersebut pernah diunggah oleh Facebook Kompas TV pada 11 Maret 2023.
Baca Juga: Mini Album Ketiga aespa 'My World' Catat 1,52 Juta Pre-order dalam Sepekan