Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ngegas usai disinggung oleh netizen yang nyinyir dengan ujaran tak simpatik dan berbau rasis.
Dikutip melalui akun Twitternya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini mendapat serangan ujaran kebencian yang tak simpatik dan berbau rasis.
Dalam unggahan itu salah seorang netizen bernama Budi Santoso menyebut Gibran sebagai turunan PKI hingga menyebutnya sebagai antek China.
Mendapati ujaran tersebut, putra sulung Presiden Jokowi itu menyemprotnya. Ia mengingatkan bahwa ujaran semacam itu tak lagi relevan.
Gibran memberi bukti ujaran serupa yang mengarah ke Jokowi hingga keluarganya semasa pilpres 2014 serta 2019 silam.
"BIlang ke korlap lu serangan2 seperti ini udah kalian lakukan di 2014 dan 2019. Sudah terbukti 2x kalah dan masyarakat tidak simpatik. Masa mau lu ulangin lagi pola seperti ini di 2024?" tulis Gibran.
Teguran Gibran itupun mendapat dukungan netizen lain yang jengah dengan ujaran kebencian di media sosial.
"Gas Mas Wali tapi jangan dipolke, kudu dijewer," kata Hisyam.
"Nah gitu dong sekali-sekali ngegass," kata Tiyara.
Baca Juga: Terlihat Kaku saat Menari, Gibran Mendapat Kritikan dari Publik: Malah Gawe Guyon
"Gw suka gaya elo mas, Jawa alot hahaha mantap," kata kandali.
"Sikat aja lah orang-orang begini mas," kata Kucing.