Belakangan ini, sikap ibunda Indah Permatasari, Nursyah yang acap kali memberikan ujaran kebencian terhadap anaknya melalui live di sosial media dikritik oleh seorang psikolog.
Menanggapi hal tersebut, Nursyah lantas menyebut bahwa psikolog tersebut tak mengetahui seluk-beluk permasalahannya dengan sang anak. Ia pun menantang warganet untuk mempertemukannya dengan sang psikolog.
“Kasih ketemu dulu sama saya, psikolognya. Supaya jangan salah menilai. Harus ketemu dulu sama saya!” ujar Nursyah, dikutip dari unggahan TikTok pada akun @keluargakecildijerman, Selasa (9/5/2023).
Ia menyanggah bahwa dirinya selalu berbicara kotor. Nursyah mengaku dirinya hanya membacakan komentar warganet.
“Karena jangan sampai dibilang saya ini selalu mulutku kotor, kan saya baca. Saya baca di sini,” ujarnya.
Adapun psikolog yang bersangkutan itu menyinggung kedewasaan Nursyah sebagai orang tua. Menurutnya, ia seharusnya lebih bisa bersikap dewasa.
“Kalau menurut saya, kalau nggak bisa diselesaikan di dalam keluarga, ngapain sih, nyelesaiinnya melalui Instagram, nggak akan ada jalan keluarnya,” ujar psikolog tersebut.
“Kita yang sudah lebih usia harusnya lebih bisa dewasa mengukur, penting nggak itu dilakukan. Ada nggak hal yang lain yang bisa kita lakukan untuk lebih bisa diperbaiki apa yang terjadi saat ini,” lanjutnya.
Lebih lanjut, psikolog tersebut mengingatkan bahwa menceritakan permasalahan tersebut dengan bahasa yang tidak baik itu hanya akan menambah dosa untuk Nursyah.
Baca Juga: Perludem Ingatkan Jokowi yang Undang Ketum Parpol di Istana Merdeka: Harusnya Pada Masa Cuti
“Dan kalau Anda menceritakan sesuatu di sosial media dengan bahasa tidak baik, bukankah itu dosanya ke kita juga,” ungkapnya.
Mendapati permasalahan tersebut, warganet justru heran lantaran Nusyah bisa mempunyai Instagram dan melakukan live setiap saat.