Belum genap empat bulan Erick Thohir menjabat Ketum PSSI.
Sosok yang juga Menteri BUMN itu terpilih sebagai orang nomor satu di otoritas tertinggi sepak bola Indonesia setelah menang mutlak dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, 16 Februari silam.
Meski demikian, Erick Thohir sudah mencatatkan dua sejarah baru dalam persepak bolaan Tanah Air.
Apa saja dua sejarah itu?
Pertama adalah keberhasilan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas dalam ajang SEA Games 2023 di Kamboja.
Dalam laga final, skuad asuhan Indra Sjafri mampu mengalahkan Thailand, 5-2 dalam laga yang berlangsung super panas.
Emas itu merupakan penantian panjang pecinta sepak bola Indonesia setelah kali terakhir didapatkan pada edisi 1991 silam.
Kedua adalah rencana uji coba Timnas Indonesia melawan Argentina pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 19 Juni mendatang.
Itu kali pertama sepanjang sejarah Timnas Indonesia bakal menghadapi timnas yang di tahun sebelumnya menjadi juara Piala Dunia.
Baca Juga: 5 Artis Pernah Alami Kesulitan Ekonomi, Sultan Andara Sampai Pinjam Uang Rp1 Miliar ke Orang Ini
Erick Thohir menyatakan uji coba melawan Argentina akan menjadi pertandingan bersejarah bagi Indonesia karena untuk kali pertama timnas menghadapi negara berperingkat 1 FIFA.
Karena itu, Erick berharap, semua pemain, termasuk pelatih harus memanfaatkan momen langka ini untuk meningkatkan skill, mental, dan strategi bertanding melawan tim dengan nama besar.
"Tujuan utama dari FIFA Match Day, tak lain mengasah mental, skill, dan mendapat pengalaman bertanding melawan tim-tim dari luar Asia Tenggara dan Asia. Garuda harus terbang lebih tinggi," kata Ketum PSSI, Erick Thohir.