Usai memastikan PSSI bekerja sama dengan federasi sepak bola Jepang JFA, nama Akira Nishino santer dikabarkan bakal mengemban tugas sebagai Direktur Teknik. Lantas bagaimana dengan nasib Shin Tae-yong?
Diketahui beberapa waktu lalu usai mengikuti gelaran G7 Ketua Umum PSSI Erick Thohir menandatangani kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jelang JFA.
Sesaat usai terjalinnya kerja sama tersebut mencuat kabar bahwa nama Akira Nishino bakal diboyong PSSI mengemban amanah sebagai Direktur Teknik menggantikan Indra Sjafri yang ditunjuk untuk melatih Timnas Indonesia U-23 sebagai persiapan Piala Asia.
Mencuatnya nama Akira salah satunya digemborkan oleh media Thailand yang menyebut bahwa eks pelatih Timnas Jepang dan Thailand itu akan merapat ke Indonesia.
Kemunculan nama Akira Nishino pun mulai hangat diperbincangkan lantaran disebut-sebut berkaitan dengan skenario PSSI untuk menggantikan Shin Tae-yong, mengingat kontrak eks pelatih Timnas Korea Selatan itu akan kedaluwarsa di akhir tahun 2023 ini.
Namun rumor tersebut bisa jadi tak benar, sebab menurut ulasan media Thailand, Thairath.co.th, Akira Nishino disiapkan sebagai Dirtek dalam rangka PSSI memperbaiki sepak bola putri.
Akira sendiri diketahui sebelum jamak dikenal sebagai pelatih Timnas Thailand pernah berpengalaman sebagai Direktur Teknis JFA periode 2016-2018.
Sementara itu, dijelaskan sebelumnya seusai melakukan MoU dengan JFA, Ketua Umum Erick Thohir menyebut alasan kerja sama dengan federasi sepak bola Jepang salah satunya adalah untuk memperbaiki prestasi sepak bola putri.
Dipilih Jepang, lantaran negeri Sakura itu punya rekor apik dalam mengelola sepak bola putri.
Baca Juga: Momen Shin Tae-yong vs Bima Sakti di Piala Asia 1996, Netizen: Dulu Lawan sekarang Kawan
"Jepang itu punya track record bagaimana timnas putri juara U-16, 20 serta juara dunia. Jadi ini sesuatu yang kita mau dorong. Saya juga sudah minta kalau ada pelatih dari Jepang juga ya sudahlah kita kerjasama untuk tim putri," terang Erick beberapa waktu lalu.